HOME » BERITA » WAHYU AJI TEBUS KESIALAN DI RACE 2 UNDERBONE 150 ARRC

Wahyu Aji Tebus Kesialan di Race 2 Underbone 150 ARRC

Senin, 17 April 2017 19:45

Wahyu Aji Tebus Kesialan di Race 2 Underbone 150 ARRC
Foto: Yamaha
Editor : Fitradian Dhimas | Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Pembalap Wahyu Aji Trilaksana dari tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) sukses tampil sebagai juara pertama Underbone 150 cc (UB150) dalam seri kedua gelaran Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di Chang Internatonal Circuit, Thailand (15/4). Tak urung lagu Kebangsaan Indonesia Raya pun berkumandang di Thailand.

Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Wahyu Aji yang berasal dari Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah.

Pasalnya ia memulai balapan dari posisi ke-15 dan terus berjuang, menjaga ketahanan mesin Yamaha MX King150 dan akhirnya finish terdepan. Sebelumnya pada race 1 langkah Wahju Aji terhampat kendala mesin.

“Saya bersyukur untuk hasil race 2 ini. Hasil dari lap pemanasan, saya sudah percaya diri, meskipun start dari grid belakang. Terimakasih untuk tim yang sudah bekerja keras, semoga seri berikutnya saya bisa mendapatkan momen yang lebih baik,” beber Wahyu Aji.

Prestasi Wahyu tidak diikuti Anggi Setiawan dari tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM Racetech.

Di race 2 Anggi melebar di tikungan terakhir. Pembalap asal Palu ini menyelesaikanl lomba deretan ke-9. Bagaimanapun juga, balap ARRC 2017 adalah kompetisi pertama yang diikuti Anggi Setiawan di level internasional.

“Mohon maaf belum dikasih rejeki untuk seri 2 ini. Race 2 setidaknya sudah cukup puas bisa ikutin senior Wahyu Aji. Tapi di lap akhir saat keluar tikungan 2, saya keluar racing-line dan menjadi rombongan ke belakang. Saat masuk ke tikungan terakhir posisi saya sudah ke-4 namun saya paksa masuk sehingga sehingga keluar tikungan agak lambat,” terang Anggi Setiawan yang finish ke-4 saat race 1.

Sementara di kelas Asia Production 250 (AP250), petarung Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama dapat memperoleh hasil lebih baik dibanding race 2. Galang yang berasal dari Yogyakarta dapat finish ke-6. Saat race pertama harus puas di urutan ke-9 saja. Galang menyebut bahwa perfoma motornya dalam momen top-speed kurang optimal. Hal demikian juga dialami rekan se-tim Galang di YRI, Rey Ratukore.

“Saya kehilangan momen saat top-speed, RPM masih kurang powernya, itu setelah tikungan saat masuk tanjakan dan semua trek lurus,” tutur Galang Hendra Ptamata yang tahun lalu ada di peringkat ke-5 klasemen akhir AP250 (ARRC 2016).

“Performance motor bertahan hanya selama 2 lap, setelah itu power motor berkurang,” timpal Rey Ratukore yang finish ke-12 di race 2 AP250.

(kpl/nzr/fdk)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-4-19
detail

BERITA POPULER