HOME » BERITA » WAZE DILARANG DI JERMAN, NEKAT PAKAI BISA DIDENDA SEJUTAAN

Waze Dilarang di Jerman, Nekat Pakai Bisa Didenda Sejutaan

Waze menjadi salah satu aplikasi penunjuk arah yang populer di kalangan pengguna jalan. Tapi sayangnya aplikasi ini dilarang di Jerman.

Sabtu, 22 Februari 2020 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Waze Dilarang di Jerman, Nekat Pakai Bisa Didenda Sejutaan
Mengemudi sambil memakai Waze (Metro.co.uk)

OTOSIA.COM - Kehadiran aplikasi penunjuk arah dengan fitur kekinian seperti Waze, tak bisa dipungkiri sangat membantu. Bahkan pada Waze, pengguna bisa mengetahui kecepatan kendaraan, posisi polisi, hingga penutupan jalan.

Tapi nyatanya aplikasi tersebut kini dilarang di Jerman. Menurut Autoevolution, German Federal Council sudah menerapkan aturan tersebut pada 14 Februari 2020, setelah melakukan perubahan pada peraturan lalu lintas jalan Jerman.

Dalam aturan tersebut, sebenarnya yang dilarang adalah fitur speed camera. Pada versi aslinyam peraturan itu menyebutkan pelarangan penggunaan perangkat yang dibuat untuk menunjukkan sistem pemantauan lalu lintas.

1 dari 1 Halaman

Penggunaan perangkat seluler yang diletakkan di dasbor mobil pun secaa khusus tidak dilarang. Akan tetapi, aplikasi seperti Waze dan speed camera ada di dalamnya. Dengan kata lain, hampir semua aplikasi yang memiliki fitur speed camera dilarang, tak peduli aplikasi tersebut ada pada handphone, tablet atau sistem navigasi GPS.

Menurut iTopNews, aturan tersebut hanya merujuk pada orang yang mengendarai. Itu artinya secara teori, penumpang masih boleh menggunakannya.

Hanya saja, dianjurkan untuk melanggar aturan tersebut karena hanya akan membuat pengemudi didenda. Menurut aturan baru, melanggar Undang-Undang lalu lintas dan menggunakan aplikasi speed camera dalam mboil bisa didenda hingga EUR 75 atau Rp 1,1 jutaan (Kurs EUR 1 = Rp 14.942).

BERI KOMENTAR