HOME » BERITA » WULING INDONESIA KEMBALI BICARA SOAL MOBIL LISTRIK

Wuling Indonesia Kembali Bicara Soal Mobil Listrik

Wuling Indonesia mengaku siap memasarkan mobil listrik, tapi dengan syarat.

Jum'at, 24 Juli 2020 13:15 Editor : Cornelius Candra
Wuling Indonesia Kembali Bicara Soal Mobil Listrik
Mobil listrik Wuling E200 (Baojun)

OTOSIA.COM - Perlahan, regulasi mengenai mobil listrik di Indonesia mulai jelas. Bahkan, tak sedikit pabrikan yang siap memasarkan kendaraan tanpa limbah gas buang itu untuk pasar otomotif Tanah Air, termasuk Wuling.

"Kalau kami siap-siap saja. Kami sempat memamerkan Wuling E100 dan E200 di Indonesia. Mungkin itu produk pertama yang kami bawa ke sini (Indonesia)," terang Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Indonesia saat berbincang dengan redaksi Otosia beberapa waktu lalu.

Danang pun mengaku bahwa pihaknya tinggal menunggu keputusan dari pemerintah. Hanya saja, meski semua regulasi sudah jelas, pabrikan asal China itu juga tetap harus memperhatikan segala kelengkapan mobil listrik.

"Kalau regulasi sudah jelas, kami lihat dulu infrastrukturnya. Jadi pengguna mobil listrik bisa lebih mudah untuk mengisi ulang daya baterai kendaraannya di berbagai tempat," tambah Danang.

1 dari 1 Halaman

Mobil listrik Wuling E300

Jika regulasi dan fasilitas terpenuhi, Wuling Indonesia sudah memiliki rencana untuk mengimpor Wuling E100 atau pun Wuling E200 dari negara asalnya, Tiongkok. Keduanya merupakan mobil listrik kecil yang hanya mampu memuat 2 orang.

"Tapi sekarang di China sudah ada Wuling E300. Dimensinya masih cenderung kecil, tapi bisa diisi 4 orang. Semoga semuanya segera beres dan kami bisa menghadirkan mobil listrik di Indonesia, tentu dengan harga kompetitif," ujar pria asal Magelang, Jawa Tengah itu.

Pabrikan asal China itu pun berharap pemerintah meniadakan pajak kendaraan impor untuk mobil listrik. Bahkan, Wuling Indonesia telah mengajukan keringanan ini kepada pihak terkait.

Sebelumnya, rekan senegara Wuling, yaitu DFSK juga berharap hal yang sama. Peniadaan pajak kendaraan impor ini semata-mata bertujuaan agar mobil listrik bisa dijual dengan harga terjangkau dan diminati masyarakat.

BERI KOMENTAR