HOME » BERITA » MESKI PANDEMI, EKSPOR SUZUKI XL7 DAN KARIMUN JUSTRU MEMBAIK

Meski Pandemi, Ekspor Suzuki XL7 dan Karimun Justru Membaik

XL7 dan Karimun mendominasi ekspor PT Suzuki Indomobil Motor Suzuki pada kuartal pertama tahun 2021. Secara total ekspor Suzuki naik 12 persen.

Kamis, 22 April 2021 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Meski Pandemi, Ekspor Suzuki XL7 dan Karimun Justru Membaik
Suzuki XL7 (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Penjualan domestik dan ekspor merupakan salah satu tolok ukur pertumbuhan neraca industri otomotif setiap tahunnya.

Ekspor mobil Suzuki dari Indonesia pada kuartal pertama tahun 2021 mengalami peningkatan 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selama periode Januari hingga Maret 2021, ekspor PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) didominasi XL7.

Ekspor Suzuki XL7 mengalami pertumbuhan hingga 136 persen, dan Karimun Wagon R meningkat 277 persen dibandingkan Januari-Maret 2020.

1 dari 2 Halaman

Total performa ekspor Suzuki mencapai 17.216 unit pada periode Januari - Maret 2021 dengan negara tujuan ekspor sebanyak 51 negara yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Oseania, dan Afrika.

"Peningkatan performa ekspor ini tentu kami sambut positif. Selain menandakan bahwa pasar otomotif internasional mulai pulih, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa kualitas produk Suzuki Indonesia telah diakui dan diminati secara global," ujar Apriyanto, Production Planning Control Assistant to Dept. Head SIM.

Suzuki juga mencatatkan adanya peningkatan pada angka ekspor CBU (Completely Built Up) bulan Maret jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021.

 

2 dari 2 Halaman

Kontribusi kenaikan terbesar berasal dari New Carry Pick Up yang permintaannya meningkat hingga 66 persen. Suzuki XL7 pun turut berkontribusi dengan mengapalkan lebih dari 2.000 unit pada bulan Maret lalu, meningkat hampir 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Selain ekspor CBU XL7 yang berkontribusi hingga 25,3 persen, performa ekspor Suzuki juga didukung pengapalan Karimun Wagon R secara terurai CKD (Completely Knock Down) sebesar 29,3 persen dan CBU All New Ertiga sebesar 14,1 persen.

"Melihat adanya tren pergerakan ekspor yang positif, Suzuki Indonesia optimistis industri otomotif akan mulai pulih tahun ini. Harapan kami, target yang sudah kami tetapkan untuk angka penjualan ekspor dapat tercapai sehingga Suzuki dapat terus berkontribusi positif terhadap perkembangan industri otomotif dan perekonomian Indonesia," tutup Apriyanto.

BERI KOMENTAR