HOME » BERITA » XPANDER LISTRIK, ANTARA CITA-CITA DAN GANJALAN

Xpander Listrik, antara Cita-Cita dan Ganjalan

Mitsubishi kembali bicara tentang kemungkinan Indonesia membuat Xpander listrik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Rabu, 07 April 2021 11:45 Editor : Nazarudin Ray
Xpander Listrik, antara Cita-Cita dan Ganjalan
Ilustrasi Mitsubishi Xpander Cross (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Xpander listrik sudah disebut-sebut akan muncul sebagai jawaban akan tren mobil listrik di masa mendatang. Tidak mengherankan, Xpander sendiri merupakan mobil laris dan tentu akan menarik jika hadir sebagai kendaraan elektrik.

Bisa dibayangkan bagaimana konsumen memanfaatkan keunggulannya plus biaya operasional khususnya bahan bakar jika memang Xpander terwujud.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Xpander listrik, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura menyebut bahwa tentu saja mereka ingin Xpander listrik.

"Tentunya adalah hal natural dan sadar bagi semua merek kendaraan untuk bisa memproduksi mobil listrik dan baterai. Sebab, di masa depan, perlahan-lahan arah tren global adalah ke mobil listrik. MMKSI juga berharap bisa produksi," ujarnya.

1 dari 3 Halaman

Xpander Black Edition

Namun ia berpikir jauh. Titik kelahiran dari Xpander listrik dan mobil listrik pada umumnya bukan hanya pengembangan industri, atau menghasilkan keuntungan.

"Polusi dari lingkungan sudah menningkat dan climate change sudah mengancam generasi berikutnya. Kita harus bisa memikirkan bagaimana mengatasi hal ini dan butuh diskusi panjang mengenai hal ini," ujarnya.

Lebih jauh perwujudan Xpander listrik ataupun Xpander hybrid saat ini masih menjadi wacana. Ada semacam ganjalan yang berangkat dari peraturan yang diharapkan bisa menjadi bentuk dukungan dari pemerintah selaku pemegang regulasi.

"Kita bisa memulai dari diri kita sendiri. Begitu juga dengan kementerian, yang dibutuhan adalah policy sehingga (mobil listrik lokal) bisa diemplementasikan pelaku industri untuk melanjutkan penerapan kendaraan listrik," ujarnya.

2 dari 3 Halaman

Kunjungan Menperin

Penjelasan Nakamura merupakan bagian dari jawaban atas kunjungan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ke Jepang beberapa waktu lalu. Agus yang didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi menginformasikan komitmen-komitmen baru industri otomotif Jepang dengan Indonesia.

Salah satu komitmen tersebut datang dari Mitsubishi Jepang sebagai salah satu raksasa otomotif negeri matahari terbit yang akan membangun komitmen baru dengan Pemerintah Indonesia.

3 dari 3 Halaman

Mitsubishi telah menyatakan komitmennya bahwa pada akhir 2025 akan menambah investasi sebesar Rp 11,2 triliun di mana akan terjadi peningkatan kapasitas dari yang tadinya 220.000 menjadi 250.000 unit.

Direncanakan akan ada dua model yang dikembangkan dan peran Indonesia sebagai calon produsen. Menariknya, Agus Gumiwang juga memberikan informasi tentang kehadiran Mitsubishi Xpander hybrid dan Xpander plug-in hybrid yang menggunakan sumber tenaga dari bahan bakar dan motor listrik.

"Mengembangkan dua model, Xpander hybrid SUV dan model kedua yaitu X-EV plug-in hybrid. Model yang kedua diarahkan menjadi produk ekspor dari Indonesia ke negara-negara tujuan ekspor," ujar Agus ketika itu.

BERI KOMENTAR