HOME » BERITA » YAMAHA BEBERKAN KELEMAHAN KONTES CUSTOMMAXI TAHUN INI

Yamaha Beberkan Kelemahan Kontes CustomMaxi Tahun Ini

Kontes modifikasi Yamaha CustomMaxi mencapai finalnya di Jakarta, tepatnya di Atrium Pejaten Village, Sabtu (24/2), usai semifinal di Medan, Tangerang, Banjarmasin, Makassar, Bali, Surabaya, Semarang, dan Bandung.

Senin, 26 Februari 2018 18:15 Editor : Cornelius Candra
Foto : Wahyu

OTOSIA.COM - Kontes modifikasi Yamaha CustomMaxi mencapai finalnya di Jakarta, tepatnya di Atrium Pejaten Village, Sabtu (24/2), usai semifinal di Medan, Tangerang, Banjarmasin, Makassar, Bali, Surabaya, Semarang, dan Bandung.

Evaluasi pun diutarakan oleh M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, terkait sejumlah kelemahan yang bisa menjadi pelajaran untuk kontes mendatang, terutama dari sisi peserta.

Konsentrasi pertama Yamaha adalah kepandaian peserta dalam mengelola postingan motor motor-motor MAXI Yamaha Nmax, Xmax, Aerox 155 para peserta. Pasalnya, kontes ini sendiri bersistem online dan siapa pun bisa melihatnya di situs Custom Maxi.

"Kelemahan Custom Maxi tahun ini, peserta yang umumnya baru main gadget. Update status baru lima, tetapi followernya udah banyak. Saya enggak tahu deh gimana caranya. Jadi kalau bisa, posting dari sekarang. Karena yang menentukan besarnya peserta adalah follower," kata dia.

Ada beberapa cara yang bisa dimanfaatkan, dan hal ini pun ditunjang dengan tips dari sejumlah ahli yang turun diundang oleh Yamaha.

"Bisa juga nge-boost, jadi nama peserta meskipun di ujung Indonesia sana, itu terkenal. Bisa dikenal juga konsumen muda di daerah Anda," ujarnya.

Satu kelemahan lainnya terkait dengan penggunaan part yang ternyata dari sepeda motor lain, bukan custom.

"Kalau memberikan penilaian agak lama karena detailnya mengerikan. Remnya ambil dari sini. Part ini ambil dari motor ini. Jadi saya enggak bisa. Jadi harus hati-hati. Selama 27 tahun di Yamaha, saya tahu ini bukan punya Yamaha," ujarnya.

Ke depannya, Abidin berujar, bahwa Yamaha menginginkan segmen yang lebih luas, tetapi tidak membatasi kreasi para peserta.

"Saya yakin ke depan bakal lebih heboh, bakal lebih tematik lagi, dan banyak hal positif karena aktivitas ini," ujarnya.

Perhelatan akbar kompetisi modifikasi motor-motor MAXI Yamaha Nmax, Xmax, Aerox 155 ini sendiri telah menentukan tiga motor untuk meraih empat gelar.

Mereka adalah
Agus Hadi Purwanto (Bandung) untuk Best Nmax Modification sekaligus King of Maxi Modification, Imran Syukri (Makassar) untuk Best Xmax Modification, dan Dita Aditya (Surabaya) untuk Best Xmax Modification.

(kpl/why/crn)

BERI KOMENTAR