HOME » BERITA » YAMAHA KUAK RAHASIA SISTEM PEMBAKARAN HEMAT BBM MIO

Yamaha Kuak Rahasia Sistem Pembakaran Hemat BBM Mio

Kamis, 11 Desember 2014 20:00

Yamaha Kuak Rahasia Sistem Pembakaran Hemat BBM Mio
Yamaha New Mio M3 Blue Core (Foto: Nazar R)
Editor : Albert

Otosia.com -

Sistem pembakaran Yamaha New Mio M3 Blue Core menjadi salah satu penunjang efisiensi BBM pada motor tersebut. Sistemnya dirancang sedemikian rupa demi mencapai filosofi "Blue Core" yang disebut bahkan memperhitungkan setetes bensin pun.

Menurut M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, sistem pembakaran optimal berkat durasi pasokan udara masuk untuk pembakaran, selain juga model ruang bakar yang memungkinkan efisiensi kerja perangkat lainnya.

"Pembakarannya itu optimal. Di mana letak optimalisasinya? Pertama optimalisasi dari durasi intake dan exhaust. Kemudian, ruang bakar menggunakan teknologi setengah lingkaran," ujarnya.

Dengan model ruang pembakaran setengah lingkaran, api saat pembakaran akan lebih cepat sampai ke bagian atas.

"Dengan demikian, saat pengapian, api untuk sampai ke bagian atas itu cepat sekali. Di sinilah yang kami sebut proses pembakaran optimal. Dampaknya apa? Tenaga mesin lebih besar, dan hemat bahan bakar tentunya," kata Abidin.

Ia sebelumnya menguraikan bahwa efisiensi BBM pada Mio Blue Core juga ditunjang oleh pendinginan.

Sebanyak 70 persen dari bagian pendinginan didapat dari bagian di silinder, dengan pengembangan desain di bagian air scoop-nya hingga pendinginan di bagian silinder bodinya. Ia menyebut bahwa bagian itu memiliki penampang yang lebih luas.

Ditambah dengan bagian-bagian yang sudah dikembangkan pada teknologi YMJET-FI mereka, pendinginan maksimal pada Blue Core membuat tenaga yang terbuang karena panas itu lebih kecil.  

New Mio M3 125 Blue Core sendiri menggunakan mesin berkapasitas 125 cc. Kerja maksimal mesin menghasilkan tenaga 9,25 PS pada putaran mesin 8.000 rpm, dan torsi 9,6 Nm pada 5.500 rpm.

(kpl/why/abe)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-5
detail

BERITA POPULER