HOME » BERITA » YAMAHA MINTA PEMERINTAH TUNDA KENAIKAN PAJAK BALIK NAMA

Yamaha Minta Pemerintah Tunda Kenaikan Pajak Balik Nama

Di tengah daya beli masyarakat yang masih menurun dan sektor otomotif belum bergerak naik, rencana pemerintah menaikkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di DKI Jakarta membuat pusing produsen sepeda motor.

Senin, 01 Juli 2019 18:45 Editor : Ahmad Muzaki
Yamaha Minta Pemerintah Tunda Kenaikan Pajak Balik Nama
Yamaha NMax (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Di tengah daya beli masyarakat yang masih menurun dan sektor otomotif belum bergerak naik, rencana pemerintah menaikkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di DKI Jakarta membuat pusing produsen sepeda motor.

Rencana tersebut dinilai secara langsung maupun tidak akan memukul penjualan sepeda motor nasional.

Saat penjualan otomotif belum stabil hal tersebut akan memperburuk situasi pertumbuhan sepeda motor. Pihak Yamaha pun mengakui bahwa kenaikan BBN-KB memberikan efek pada penurunan volume penjualan roda dua.

"Saya harap ini ditunda saja. Karena saya pikir memang daya beli belum pulih. Dengan kenaikan pajak tahunan saja sudah cukup berat," kata Executive Vice President & COO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti di sela-sela peluncuran Lexi Maxi Signature di Jakarta Fair Kemayoran akhir pekan kemarin.

1 dari 1 Halaman

Dampak yang ditimbulkan

Yamaha Minta Pemerintah Tunda Kenaikan Pajak Balik NamaDampak yang ditimbulkan

Yang jelas kenaikan BBN-KB memberikan dampak pada kendaraan-kendaraan baru yang dibeli oleh tangan pertama.

Apalagi situasi sekarang menurut Dyonisius Beti tidak tepat untuk menaikkan BBN-KN. Ia lantas mencontohkan, permintaan sepeda motor pada periode Januari-April sedikit menurun kendati pada bulan Mei sudah mulai terlihat tanda-tanda membaik.

??Mei memang ada sedikit perbaikan karena sesudah pemilu banyak konsumen yang membeli (sepeda motor),? katanya.

Ia menambahkan kenaikan BBN-KB memberikan dampak pada kendaraan-kendaraan baru yang dibeli oleh tangan pertama. Dalam kasus terdahulu, kenaikan BBN-KB di Jawa Barat membuat permintaan terhadap sepeda motor di wilayah ini pada Januari-April turun 10 persen

"Karena itu harapan kita, sebisa mungkin kenaikan BBN ditahan dulu, terutama di DKI. Karena kan pajak dan pendapatannya sudah besar sekali," tutup Dyon.

BERI KOMENTAR