HOME » BERITA » YAMAHA REKRUT PEMBALAP HONDA JADI TEST RIDER, LIN JARVIS: YANG TERBAIK UNTUK JORGE LORENZO

Yamaha Rekrut Pembalap Honda Jadi Test Rider, Lin Jarvis: yang Terbaik untuk Jorge Lorenzo

Yamaha rupanya merekrut pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow untuk gantikan Jorge Lorenzo sebagai test rider Yamaha.

Sabtu, 14 November 2020 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Yamaha Rekrut Pembalap Honda Jadi Test Rider, Lin Jarvis: yang Terbaik untuk Jorge Lorenzo
Cal Crutchlow (Instagram/calcrutchlow)

OTOSIA.COM - Setelah sempat dikabarkan akan merekrut Andrea Dovizioso, Yamaha rupanya kini merekrut pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow untuk menjadi test rider atau pembalap penguji untuk MotoGP 2021. Posisi itu saat ini adalah milik Jorge Lorenzo.

Menurut Yamaha Motor Co., Ltd. dan Yamaha Motor Racing, Cal akan memulai proyek bersama Yamaha di Sepang, Malaysia pada 14-16 Februari 2021. Cal akan menjajal YZR-M1 untuk membantu para teknisi Yamaha dalam program pengembangan MotoGP. Selain akan melakukan tes pribadi lainnya, Cal juga akan terlibat dalam Tes IRTA Resmi.

Selama 10 tahun balapan di MotoGP, pengalaman Cal dianggap sesuai untuk mengisi posisi test rider. Terlebih, dalam jangka waktu tersebut, Cal sempat tergabung dengan tiga pabrikan berebda, sehingga membuatnya menjadi pembalap yang ideal untuk pekerjaan itu.

"Saya masih ingat kunjungan pertama Cal ke YMR beberapa tahun lalu sebagai Juara Dunia Supersport dan ingat dia menyatakan keinginannya untuk meju ke MotoGP. Setelah pindah ke Superbikes, dia kemudian menghabiskan tifa musim bersama kami di tim Monster Energy Yamaha Tech3 sebelum melanjutkan tujuh tahunnya bersama dua pesaing utama kami. Kekayaan pengalaman ini, ditambah dengan pendekatan yang jujur dari Cal, pasti akan sangat bermanfaat bagi kami saat kami berusaha untuk meningkatkan YZR-M1 kami dengan program pengujian penuh tahun depan," ungkap Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, dikutip dari Yamaha MotoGP.

1 dari 4 Halaman

Yamaha Rekrut Pembalap Honda Jadi Test Rider, Lin Jarvis: yang Terbaik untuk Jorge Lorenzo

Selain menjadi test rider, Cal juga kemungkinan akan tampil sebagai pembalap wildcard dan pembalap pengganti jika salah satu pembalap reguler Yamaha tak bisa balapan karena sakit atau cedera.

Lebih lanjut terkait Jorge Lorenzo, Lin jarvis mengatakan bahwa Yamaha sebenarnya memiliki program untuk tahun ini di MotoGP 2020 bersama Lorenzo. Namun, karena pandemi COVID-19, maka rprogram tersebut belum bisa dijalankan da tujuan belum terwujud.

"Tentu saja, kami telah merencanakan dan mengharapkan program yang kuat tahun ini bersama Jorge. Sangat disayangkan bahwa kami belum dapat menjalankan program pengujian kami dan mewujudkan tujuan kami. Kami mendoakan yang terbaik untuk Jorge di masa depan, dan kami berterima kasih atas kolaborasinya selama bertahun-tahun dengan Yamaha," lanjut Lin Jarvis.

2 dari 4 Halaman

Lorenzo ke Aprilia?

Yamaha Rekrut Pembalap Honda Jadi Test Rider, Lin Jarvis: yang Terbaik untuk Jorge LorenzoLorenzo ke Aprilia?

Berkali-kali Jorge Lorenzo dikabarkan akan bergabung ke Ducati, menggantikan Andrea Dovizioso. Tapi kabar itu sudah terbukti tidak benar. Bahkan Ducati Team sudah menemukan pengganti Dovi, yakni Francesco Bagnaia.

Kini, test rider Yamaha itu tengah gencar dikabarkan akan kembali bergabung dengan Aprilia. Mengapa disebut kembali?

Lorenzo pernah menjadi rider Aprilia di kelas 250cc dan mendapatkan dua gelar juara dunia. Jadi, meskipun disebut tak terlalu familiar, Lorenzo mungkin bisa menjadi pengembang motor RS-GP yang cukup baik.

"Itu pilihan yang menarik. Saya bisa membantu seperti yang dilakukan Pedrosa dengan KTM. Mereka mendengarkan dia dan melihat hasilnya. Saya juga berharap Iannone bisa kembali, kami berdua tinggal di Lugano dan saya bisa membantunya. Wild Card? Sayang ingin hal itu juga ada di dalam kontrak," kata pembalap yang dijuluki Por Fuera itu, dikutip dari Paddock GP.

3 dari 4 Halaman

Dia merasa akan lebih baik jika bisa kembali balapan, jika memang dia bisa kompetitif. Pasalnya, saat dia mengingat bagaimana performanya saat menjajal trek di Portimao, dia mengaku hasilnya tidak terlalu memuaskan.

"Saya pikir tes ini menimbulkan keraguan soal daya saing saya. Tapi tidak adil dan adalah kesalahan serius jika hal itu, tes di Portimao dijadikan referensi," lanjutnya.

Meski sedang mempertimbangkan 'reuni' kembali dengan Aprilia, dia masih menempatkan Yamaha pada prioritasnya. Lorenzo mengaku bahwa dirinya masih menunggu kabar dari Yamaha.

4 dari 4 Halaman

"Yamaha adalah prioritas. Opsi pertama adalah melanjutkan dengan Yamaha. Saya berbicara dengan Jarvis, dia mengatakan kepada saya bahwa dia menunggu kabar dari Jepang tentang rencana thaun depan. Jadi saya tunggu," ungkapnya.

Cukup wajar jika melihat Lorenzo yang masih menunggu kepastian dari Yamaha. Mengingat Lorenzo adalah salah satu pembalap yang besar di Yamaha.

"Yamaha adalah prioritasnya, saya mengenal orang-orangnya dan ini adalah rumah bagi saya di MotoGP. Selain itu, M1 selalu menjadi sepeda motor yang natural bagi saya," tandasnya.

BERI KOMENTAR