HOME » BERITA » YAMAHA UNGKAP ALASAN ENGGAN PAKAI JORGE LORENZO UNTUK GANTIKAN VALENTINO ROSSI DI MOTOGP ARAGON

Yamaha Ungkap Alasan Enggan Pakai Jorge Lorenzo untuk Gantikan Valentino Rossi di MotoGP Aragon

Yamaha tak berencana mengganti Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo selama Rossi absen untuk karantina COVID-19.

Sabtu, 17 Oktober 2020 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Yamaha Ungkap Alasan Enggan Pakai Jorge Lorenzo untuk Gantikan Valentino Rossi di MotoGP Aragon
Jorge Lorenzo (yamahamotogp.com)

OTOSIA.COM - Valentino Rossi harus menjalani karantina usai dinyatakan positif COVID-19. Akibatnya, pembalap Yamaha Monster Energy MotoGP itu harus absen di dua seri MotoGP di Sirkuit Motorland Aragon.

Kebsenan Rossi tak akan ada penggantinya. Yamaha hanya akan mengandalkan Maverick Vinales di dua seri balapan mendatang.

"Belum ada pembicaraan ke arah itu, tapi sepertinya memang tidak bakal ada. Kami mendoakan Rossi pulih secepat mungkin. Kami yakin dia kembali pada ajang berikutnya di Valencia," kata Team Manager Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, dikutip dari Liputan6.com.

1 dari 2 Halaman

Muncul rumor Yamaha bakal menunjuk pembalap penguji Jorge Lorenzo sebagai pengganti Rossi. Manuver ini sudah dilakukan pabrikan lain sepanjang musim 2020.

Honda mengandalkan Stefan Bradl untuk mengisi posisi Marc Marquez sejak seri ketiga. Sedangkan Ducati menugaskan Michele Pirro menunggangi motor saat Francesco Bagnaia cedera di dua seri Austria.

2 dari 2 Halaman

Namun, Meregalli menepis isu tersebut. Pasalnya, Lorenzo terlalu lama absen menunggang kuda besi. Teranyar dia tampil pada sesi tes di Portimao awal bulan ini. Ini adalah penampilan pertamanya sejak mengikuti tes di Sepang pada Februari.

"Pada tes Portimao jelas Lorenzo butuh waktu lebih lama di trek. Dia menghabiskan waktu terlalu banyak di luar lintasan. Lorenzo kehilangan kecepatan dan insting rem. Jika Rossi tidak fit untuk seri pertama Valencia, kami punya waktu menemukan solusi lain," pungkasnya.

Penulis: Harley.Ikhsan

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR