HOME » BERITA » YUK INTIP HARLEY DAVIDSON TRI GLIDE ULTRA MILIK BUPATI HST

Yuk Intip Harley Davidson Tri Glide Ultra Milik Bupati HST

KPK telah menyita belasan kendaraan mewah milik Bupati Hulu Sungai Tengah nonaktif, Abdul Latif. Dari sejumlah kendaraan, ada 1 sepeda motor unik yang menarik perhatian.

Rabu, 14 Maret 2018 13:00 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi : Harley Davidson

OTOSIA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita belasan kendaraan mewah milik Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) nonaktif, Abdul Latif. Dari 8 mobil, 6 moge, dan 2 motor trail, terdapat satu motor asal Amerika Serikat yang menarik perhatian.

Bagaimana tidak? motor berkapasitas besar ini menggunakan roda tiga, 1 di depan dan 2 lainnya di belakang. MOtor itu ialah keluaran Harley Davidson, Tri Glide Ultra.

Motor unik ini pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada tahun 2013. H-D Indonesia mendatangkan motor ini secara utuh langsung dari Negeri Paman Sam. Sampai tahun 2018, terhitung Tri Ultra Glide telah memiliki 3 generasi.

Pada model terbarunya, motor roda tiga ini mengusung mesin twin-cooled Milwaukee-Eight 107 berkapasitas 1.746cc. Dapur pacu tersebut didukung dengan teknologi Electronic Sequential Port Fuel Injection (ESPFI) untuk menyuplai bahan bakar.

Layaknya mobil, Tri Ultra Glide dilengkapi dengan audio, USB-Port, Bluetooth, GPS, dan radio. Selain itu, terdapat bagasi berkapasitas 125 liter dengan beban maksimal mencapai 25 kg di bagian belakang motor.

Karena dirancang untuk menempuh perjalanan jauh, H-D melengkapi Tri Ultra Glide dengan windshield, batwing fairing, dan spolitstream air-vent. Tak hanya untuk melindungi pengendara dari paparan angin, part tersebut juga dibuat untuk mengalirkan udara dengan lebih baik. Aksesori tersebut bisa dibuka dan ditutup hanya dengan menekan tombol pada handlebar.

Dilansir dari website resmi Harley Davidson (harley-davidson.com), di negara asalnya, motor ini dijual mulai dari US$34.499 atau sekitar Rp470 jutaan. Bisa jadi harga tersebut akan meningkat 3 kali lipat di Indonesia. Pasalnya, motor ini akan dikenakan biaya kirim dan pajak barang mewah.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR