HOME » BERITA » ZARCO KIAN PEDE BIDIK KEMENANGAN DI SEMUA SERI MOTOGP

Zarco Kian Pede Bidik Kemenangan Di Semua Seri MotoGP

Meski hanya finis kedelapan di MotoGP Qatar tiga pekan lalu, Johann Zarco tak patah arang untuk meraih kemenangan perdananya musim ini.

Selasa, 03 April 2018 09:15
Johann Zarco (c) Tech 3

Otosia.com - Meski hanya finis kedelapan di MotoGP Qatar tiga pekan lalu, Johann Zarco tak patah arang untuk meraih kemenangan perdananya musim ini. Sempat memimpin selama 17 lap, rider Monster Yamaha Tech 3 ini malah makin percaya diri bahwa gilirannya untuk berdiri di podium terpuncak akan segera tiba.


Selama masa pramusim, Zarco memang diketahui konsisten berada di papan atas. Performanya ini terkonfirmasi dalam sesi kualifikasi di Qatar, di mana ia mematahkan rekor catatan waktu Jorge Lorenzo yang berusia 10 tahun. Dalam sesi balap, ia pun mengasapi para rivalnya, sebelum ban depannya aus.


"Awalnya, bahkan sebelum memulai pekan balap, Anda harus menargetkan kemenangan. Kemudian, sesuai situasi pada sesi latihan dan jika Anda mengalami kesulitan, maka Anda harus "merevisi" target Anda. Tapi jika Anda tampil kuat di Qatar seperti saya, tak ada opsi selain membidik kemenangan," ujarnya kepada Motorsport.


Maka, apa yang sejatinya tak dimiliki Zarco di Qatar hingga gagal menang? "Sedikit keberuntungan. Anda harus bertarung dan mengerahkan segalanya. Kali ini keberuntungan tak ada di sisi saya. Jadi saya harus menunggu, mempertahankan target kemenangan di pikiran dan memahami situasi selama pekan balap," tuturnya.


Meski pertarungan papan atas MotoGP Qatar sempat melibatkan tujuh orang, para rider ini mengaku bermain aman di awal balap, menghemat ban untuk bisa lebih ngotot di akhir. Di sisi lain, Zarco justru membantah dirinya memimpin begitu lama membuat ban depannya cepat aus hingga posisinya melorot jauh saat melintasi garis finis.


"Konsumsi ban oke-oke saja. Ban depan saya bakal aus lebih cepat andai saya di belakang dan tak memimpin. Saya hanya menunggu, "jika tak ada yang menyalip, berarti aku masih cukup cepat." Saya rasa jika Anda di belakang seorang rider, Anda lebih ngotot, dan akhirnya saya menemukan garis balap saya sendiri untuk mempertahankan posisi terdepan sampai balapan menyisakan lima lap," pungkasnya. (ms/kny)

BERI KOMENTAR