Sukses

Bacaan Doa Setelah Adzan, Disertai Arti dan Keutamaannya Diamalkan

Otosia.com, Jakarta Ketika adzan dikumandangkan maka umat muslim sudah masuk waktu salat. Adzan sendiri juga diartikan sebagai panggilan salat yang sangat dianjurkan untuk segera melaksanakannya.

"Jika kalian mendengar muazin, maka jawablah seperti apa yang ia katakan, kemudian bershalawatlah untukku, karena barangsiapa yang bershalawat untukku, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintakanlah kepada Allah untukku alwasilah, karena ia adalah satu kedudukan di surga yang tidak pantas diperoleh kecuali untuk seorang hamba Allah; dan aku berharap, (bahwa) akulah hamba Allah itu. Barangsiapa yang memohonkan untukku alwasilah, maka akan mendapat syafaatku." (HR. Muslim).

Perlu diketahui juga bahwa setiap lafadz adzan memiliki jawabannya masing-masing. Sebagian lafadz bisa kita jawab dengan kalimat yang serupa dengan lafadz adzan tersebut, dan beberapa lafadz memiliki jawaban yang berbeda dengan lafadz adzannya.

Ketika mendengar suara adzan, berarti Allah SWT ingin kita mengehentikan segala aktivitas dunia untuk kemudian melangkah memenuhi panggilan-Nya. Selepas adzan pun, kita dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan lain untuk menunggu iqomah. Salah satu amalan setelah kita mendengarkan adzan adalah membaca bacaan doa setelah adzan.

Video Terpopuler saat Ini

Doa Setelah Adzan

Membaca doa setelah adzan adalah sunnah. Adapun bacaan doa setelah adzan yaitu,

"Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz."

Artinya:

"Yaa Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karuniaMu kepada Nabi Muhammad kedudukan dan keutamaan (paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji yang telah engkau janjikan."

Bacaan doa setelah adzan tersebut sesuai dengan salah satu hadist yang berbunyi,

"Barangsiapa ketika (selesai) mendengar azan mengucapkan doa ini; “Allahumma rabba hadzihid da’watit tammah was shalatil qoimah ati muhammadanil wasilata wal fadhilah wab ‘asthu maqomam mahmudanil ladzi wa ‘attah,’ maka dia akan mendapat syafaatku di hari kiamat." (HR. Bukhari).

Doa Setelah Adzan Subuh dan Maghrib

Seperti yang kita tahu, adzan subuh memiliki lafadz yang sedikit berbeda dengan adzan di waktu lain. Dalam adzan subuh, kita akan mendengar adanya kalimat "Ashsalatu khairum minan naum", yang tidak ada pada adzan di waktu lain. Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, lafadz tersebut memiliki arti "sholat lebih baik daripada tidur".

Selain memiliki kalimat yang berbeda, terdapat pula doa khusus yang dianjurkan para ulama untuk adzan subuh. Doa ini dibaca khusus setelah mendengar adzan subuh. Doa ini memiliki maksud, untuk memohon ampunan di kala subuh.

Terlebih lagi waktu subuh sangatlah cocok untuk memanjatkan doa dan memohon ampunan. Bacaan doa setelah adzan subuh ini berbunyi,

"Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du'aaika faghfir lii."

Artinya:

"Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siang-Mu, dan perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku."

Selain sholat subuh, masih ada waktu sholat lain yang memiliki doa khusus yang bisa kita amalkan, yaitu ketika selesai mendengar adzan maghrib. Dalam kitab Jami’ul Ahadits, juz IV, hal. 250, bacaan doa setelah adzan maghrib yaitu,

"Allahumma hadza iqbâlu lailika wa idbâru nahârika wa ashwâtu du’âika faghfir lii".

Artinya:

"Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya malam-Mu, dan perginya siang-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku."

Keutamaan Membaca Doa Setelah Adzan Dihapuskan Dosanya

"Barangsiapa membaca ketika mendengarkan sura orang adzan dengan bacaan (artinya): "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku." Maka akan diampunilah dosanya." (HR. Muslim).

Dikabulkan Doanya

"Rasulullah pernah bersabda yang artinya, "Ucapkanlah seperti ucapan muadzin, jika kamu telah selesai, berdoalah maka kamu akan diberi." (HR. Abu Daud dan IbnHibban, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Mendapat Syafaat

"Barangsiapa berdoa (membaca) setelah mendengarkan suara adzan (dengan do'a yang artinya): Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang akan didirikan. Limpahkanlah kepada Nabi Muhammad derajat yang tinggi dan keutamaan, dan bangkitkan-lah beliau pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, berhak-lah baginya untuk mendapatkan syafaatku (yaitu pertolongan Nabi dengan izin Allah) pada hari kiamat." (HR. Bukhari dan Muslim).

Mendapat Balasan Surga

"Rasullullah bersabda yang artinya, "Siapa yang mengucapkan seperti yang dilantunkan orang ini Bilall dengan yakin akan masuk surga." (HR. Ahmad, Nasai & Syuaib Al-Arnauth).

Doa Jadi Saksi Kebaikan

"Tidaklah suara adzan yang keras dari yang mengumandangkan adzan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendengarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat." (HR. Bukhari).

Mendapat Pahala Setimpal dengan 10 Kali Bershalawat

"Apabila anda mendengar muadzin, jawablah adzannya. Kemudian bacalah shalawat untukku. Karena orang yang membaca shalawat untukku sekali maka Allah akan memberikan shalawat untuknya 10 kali." (HR. Muslim).

Penulis: Andre Kurniawan

Sumber: Merdeka.com

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Loading