Sukses

Toyota Innova Terbaru Debut Bulan November 2022, Mesin Diesel Hilang

Otosia.com, Jakarta Baru-baru ini tersebar berita terkait Toyota Innova generasi terbaru. MPV andalan Toyota ini digadang-gadang akan mengusung nama “Zenix” dan mempunyai mesin berteknogi hybrid.

Nama Innova “Zenix” terpantau sudah terdaftar di dua negara. Pertama di Malaysia melalui Kantor Kekayaan Intelektual Malaysia (MyIPO) sejak tahun 2020. Kala itu, nama ini diprediksi sebagai varian termahal Innova di Malaysia.

Negara berikutnya adalah Indonesia. Berdasarkan situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), “Innova Zenix” telah didaftarkan sebagai merek pada tahun 2020. Paten nama ini diajukan oleh Toyota Motor Corporation (TMC).

 

Video Terpopuler saat Ini

Meluncur November

Selang beberapa waktu kemudian, jadwal debut Toyota Innova terbaru mulai terungkap. Melansir autocarindia.com, Rabu (24/8/2022), All New Toyota Innova dikabarkan akan dirilis pada bulan November 2022 mendatang di India.

Mobil ini kemungkinan besar akan resmi dijual pada bulan Januari 2023 dan dijual bersamaan dengan model sebelumnya, yakni Innova Crysta.

Terkait nama, Innova terbaru diduga kuat akan disebut sebagai “Innova Hycross” di negeri Bollywood. Sementara di Indonesia dan negara sekitarnya akan menggunakan nama “Zenix”.

Opsi diesel hilang

Spesifikasi terkait Toyota Innova terbaru belum dikonfirmasikan secara resmi. Namun situs ini mengklaim bahwa All New Innova akan meninggalkan opsi mesin diesel. Sebagai gantinya adalah jantung pacu bensin hybrid dengan kapasitas 2.000cc.

Selain hilangnya pilihan mesin diesel, MPV ini juga mendapatkan beragam perubahan radikal. Paling mencolok adalah penggunaan sasis berbasis Toyota New Global Architecture (TNGA).

Lebih tepatnya sasis TNGA-C yang digunakan pada lini produk Toyota Corolla saat ini. Dengan demikian sasis MPV ini sudah tidak lagi body on frame, melainkan menjadi monocoque dengan penggerak roda depan (FWD).

Penjualan Innova terbaru dengan model lama saat ini hanya berlaku di India. Belum diketahui bagaimana strategi Toyota Indonesia untuk memasarkan mobil ini kelak.

Sasis TNGA

Penggunaan platform TNGA untuk mobil baru dinilai akan membantu, namun perlu dirancang sesuai dengan kebutuhan dari segmen yang dituju. Selain itu, Toyota juga berpotensi untuk menggunakan platform TNGA untuk mobil-mobil ke depannya.

“Pastinya platform TNGA akan membantu, tapi kita akan sesuaikan dengan timing-timing dan kebutuhan dari segmen tersebut. Tidak menutup kemungkinan di segmen apa dan future kedepannya kita akan menggunakan platform ini lebih banyak lagi,” jelas Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM).

Saat ini mobil Toyota dengan platform TNGA sudah banyak dijual di Indonesia, mulai dari Corolla Altis, Corolla Cross, CH-R, Camry, All New Voxy, GR Yaris, hingga All New Land Cruiser 300.

Kijang Hybrid Indonesia

Keberadaan Toyota Kijang Hybrid pertama kali terungkap dalam pernyataan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Pencapaian Produksi Ekspor ke Dua Juta Unit dan Pelepasan Ekspor Perdana Ke Australia dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Adanya Toyota Kijang Innova bermesin hybrid merupakan wujud komitmen Toyota dalam menghadirkan produk elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan. Alasan utama penggunaan Toyota Innova sebagai basis adalah untuk memudahkan masyarakat Indonesia melakukan transisi dari mobil konvensional ke mobil berbasis elektrik.

"Kita mulai dari model-model yang memang sudah beredar di Indonesia. Dengan demikian, kita berharap langsung bisa diterima masyarakat karena modelnya sudah tidak asing lagi," ujar Bob Azam, Director Administration, Corporate & External Affairs, Technical Goverment Affairs TMMIN.

Loading