Sukses

Dukung Program Pemerintah, Erick Thohir Dorong Karyawan BUMN untuk Pakai Kendaraan Listrik

Otosia.com, Jakarta Pemerintah terus mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah menertbitkan aturan pemakaian kendaraan listrik untuk kendaraan dinas di instansi pemerintah pusat atau daerah.

Untuk turut mendukung program ini, Menteri BUMN Erick Thohir juga mendorong karyawan BUMN untuk memakai kendaraan listrik.

Ini diungkapkannya melalui sebuah postingan di Instagramnya @erickthohir pada Selasa (13/9/2022). Berikut ini ulasan selengkapnya!

Video Paling Dicari saat Ini

Pilar Ekonomi

Di postingan itu Erick Thohir mengunggah foto mobil listrik Hyundai Ioniq 5. Kemudian ia menuturkan bahwa BUMN merupakan pilar ekonomi nasional, karena itulah memiliki tanggung jawab dan komitmen untuk mendukung program pemerintah.

Tentunya pihaknya bakal ikut serta mensukseskan percepatan transisi energi berkelanjutan. Karena itulah Erick Thohir mendorong karyawan BUMN untuk memakai kendaraan listrik.

"Untuk itu kami bersepakat mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat di lingkungan BUMN, dalam program kepemilikan kendaraan bagi karyawan dan kendaraan dinas," tulisnya.

"Namun tentunya dengan tetap memperhatikan azas manfaat dan kemampuan masing-masing BUMN," lanjutnya.

Jokowi Instruksi Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Pejabat, Ini Kata Kemenkeu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 2022. Inpres tersebut berisi tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai menjadi kendaraan dinas operasional dan kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.

Instruksi ini dikeluarkan dan mulai berlaku pada tanggal 13 September 2022. Tujuannya untuk percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.

Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan mengatakan, pemerintah sekarang masih memproses berbagai persiapan untuk mengganti kendaraan dinas konvensional menjadi kendaraan listrik.

"Prinsipnya kita ingin maju satu langkah ke depan dengan mengganti kendaraan listrik. Tapi ini masih dalam pembahasan," kata Encep dalam Taklimat Media secara daring, Jakarta, Jumlat (16/9).

Encep menjelaskan mengganti kendaraan dinas menjadi kendaraan listrik tidak mudah. Pemerintah harus menyusun Standar Barang Sesuai Kebutuhan (SBSK) sebagai rujukan penggunaan jenis kendaraan listrik yang akan digunakan.

"Ini masih pembahasan karena harus end to end, tidak bisa main ganti," kata Encep.

Standar Mesin Kendaraan

Biasanya, kata Encep, penggunaan kendaraan dinas pejabat menggunakan standar mesin kendaraan. Misalnya untuk pejabat negara mobil yang digunakan berkapasitas mesin tinggi.

"Kalau pejabat tertentu kan 3.000 cc, semakin tinggi CC-nya, kan semakin mewah. Nah kalau kendaraan listrik ini standarnya apa, kan ini yang harus dipikirkan," katan Encep.

Untuk itu, saat ini pemerintah sedang menyusun formula yang tepat untuk penggantian kendaraan dinas dengan kendaraan berbasis listrik. "Kami akan buat standar barangnya. Kalau pejabat ini mobilnya ini, dan seterusnya," kata dia.

"Jadi kita akan buat standarnya buat mobil dinas kendaraan listrik pejabat," sambungnya.

Dilakukan Secara Bertahap

Dirjen Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Rionald Silaban menambahkan, penggantian kendaraan listrik ini akan dilakukan secara bertahap.

"Pada akhirnya semua akan dilakukan bertahap," kata dia dalam kesempatan yang sama.

Penggantian akan dilakukan berdasarkan usia kendaraan yang akan diganti. Hal ini tentunya akan berdasarkan pada SBSK yang sedang disusun.

"Akan dilakukan bertahap sesuai dengan usia kendaraanya juga dan kita sedang menyusun SBBK-nya," kata dia mengakhiri.

  • Mobil listrik, mobil yang digerakkan dengan motor listrik,pakai energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lain
    Mobil Listrik
  • Erick Thohir kini menjabat sebagai Menteri BUMN di Kabinet Indonesia Maju.
    Erick Thohir
Loading