Sukses

Mulai Jualan Mobil Listrik, Apakah Wuling Bakal Bangun Charging Station Sendiri?

Otosia.com, Jakarta PT Wuling Motors Indonesia resmi merilis mobil listrik terbaru dan pertamanya, yakni Wuling Air ev. Debut mobil ini berlangsung di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 kemarin.

Mobil ini ditawarkan dalam dua tipe. Pertama adalah Wuling Air ev Standard Range dengan jarak tempuh 200 km, lalu kedua Wuling Air ev Long Range yang bisa berjalan lebih jauh mencapai 300 km.

Lantaran Wuling mulai serius berjualan mobil listrik di Indonesia, bahkan sampai memproduksi Air ev dalam negeri, apakah merek asal Tiongkok ini tertarik untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sendiri?

Video Paling Dicari saat Ini

Sebatas di diler

Untuk saat ini Wuling hanya menyediakan layanan pengisian baterai Air ev di diler saja. Pun jangkauannya masih sebatas kota-kota besar, terutama pada diler-diler yang menjual Air ev. Kota-kota besar yang mempunyai charging station mencakup Jakarta hingga Medan.

“Wuling menyediakan charging station di diler-diler Wuling. Di mulainya dari kota-kota besar, (seperti) Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo, Medan itu sudah mulai.” papar Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors di sela-sela media drive Wuling Air ev, Senin (20/9/2022).

Lebih lanjut, Danang menjelaskan bahwa tempat charging station di diler akan terus bertambah, bergantung dengan makin tingginya ketertarikan masyarakat untuk memiliki Wuling Air ev.

“Bergerak juga diler-diler kami yang menjual Air ev ini, dia akan dilengkapi di masing-masing tempatnya. Kedepannya akan menambah lagi,” tambahnya.

Di luar jangkauan ATPM

Sementara terkait pembuatan charging station di luar diler-diler Wuling, Danang menyebut untuk saat ini belum ada rencana. Pasalnya pembuatan SPKLU di tempat publik di luar jangkauan dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

Namun ia kembali memastikan bahwa hal ini tidak permanen dan bisa berubah, terutama dengan terus berkembangnya ekosistem mobil listrik di Indonesia. Pun saat ini PLN mendukung upaya pengecasan Air ev dirumah dengan adanya keringanan mulai dari pemasangan hingga biaya listrik.

“Kalau SPKLU di luar diler belum. Itu scope-nya di luar bidangnya ATPM. Tapi tidak menutup adanya kemungkinan nantinya secara ekosistem akan timbul sinergi dengan industri,” jelasnya.

“Contoh kita juga punya semacam kerja sama dengan PLN. Jadi untuk mem-promote home charging, PLN itu punya program tambah daya yang murah. Itu kita embed ke mobil kita. Beberapa ada yang digratiskan, seperti kabel dan jasa. Lalu diskon tarif (biaya listrik) yang dimulai pada jam 10 malam hingga jam 5 pagi,” tutup Danang.

Spesifikasi

Sekadar informasi, Wuling Air ev mempunyai desain serba imut dan mungil. Tampilan mobil ini mencolok di publik, lantaran ukurannya yang berbeda dan desain serba modern. Tipe termahal Long Range mendapatkan lampu depan dan belakang sudah LED.

Sementara interior mobil ini terbilang sebagai suatu kejutan. Sekilas dari luar, ukuran bodi yang kecil nampak membuat sesak para penumpang di dalam. Namun sempat kami coba duduk di belakang sekalipun, masih wajar untuk perjalanan dalam kota.

Interior Air ev Long Range lebih lengkap dengan adanya jok berbahan kulit, keyless entry dan speedometer digital yang menyambung dengan head unit.

Performa dan harga

Sektor keselamatan Wuling Air ev cukup mumpuni, mengingat harganya yang rendah untuk kelas Battery Electric Vehicle (BEV). Tipe tertinggi mendapatkan sistem pengereman ABS dan EBD, Electronic Stabilty Control (ESC), kamera mundur dan dua airbags di dasbor.

Performa Wuling Air ev dibedakan dari modelnya. Varian Standard Range mengusung baterai berkapasitas 17.3 kWh dengan jarak tempuh sejauh 200 km. Sedangkan Air ev Long Range dibenamkan baterai 28.7 kWh dengan klaim range mencapai 300 km.

Kedua versi sama-sama disematkan motor listrik berdaya 30 kW. Output yang dihasilkan sebesar 40 PS dengan torsi 110 Nm. Seluruh tenaga listrik disalurkan ke roda belakang (RWD).

Untuk harga, Wuling Air ev Standard Range dibanderol Rp 238 juta, sedangkan Air ev Long Range dijual dengan harga Rp 295 juta.

Loading