Sukses

Solo Jadi Kota Pembuka Kontes Modifikasi Bergengsi BlackAuto Battle

Otosia.com, Jakarta Setelah sempat vakum akibat pandemi COVID-19, kembali hajatan terbesar kompetisi dunia car tuning Indonesia,

BlackAuto Battle kembali digelar tahun ini setelah sempat vakum akibat pandemi COVID-19. Solo menjadi kota pembuka event dengan jargon "Real competition, True Champion" ini.

Kota Solo dipilih karena  dianggap mampu memberikan cita rasa berbeda dalam dunia car tuning yang kini memang sedang digandrungi anak muda Indonesia kebanyakan.

"Setelah masa pandemi berakhir, 2022 adalah tahun dimana kita kembali menggelar gelaran BlackAuto Battle dengan memilih kota Solo sebagai kota pertama kita yang mewakili Central Region," ujar Boy Prabowo, perwakilan pelaksana event BlackAuto Battle. 

Video Terpopuler saat Ini

Mempengaruhi Kota Sekitarnya

Dunia car tuning di bagian tengah pulau Jawa ini tergolong maju pesat seiring dengan kemudahan akses transportasi serta informasi.

Hal ini terbukti dengan makin banyaknya rumah-rumah modifikasi, installer dan bagian industri car tuning lainnya yang membangun bisnisnya di kota ini.

Solo dinilai memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan industri car tuning di kota sekitarnya seperti Boyolali, Sragen, Klaten dan sekitarnya.

Alhasil kota Solo dianggap mampu memberikan segala kebutuhan yang ada untuk menggarap event sekaliber BlackAuto Battle 2022.

Mempengaruhi Kota Sekitarnya

Dunia car tuning di bagian tengah pulau Jawa ini tergolong maju pesat seiring dengan kemudahan akses transportasi serta informasi.

Hal ini terbukti dengan makin banyaknya rumah-rumah modifikasi, installer dan bagian industri car tuning lainnya yang membangun bisnisnya di kota ini.

Solo dinilai memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan industri car tuning di kota sekitarnya seperti Boyolali, Sragen, Klaten dan sekitarnya.

Alhasil kota Solo dianggap mampu memberikan segala kebutuhan yang ada untuk menggarap event sekaliber BlackAuto Battle 2022.

Kompetisi dan Penjurian

BlackAuto Battle seri Solo kali ini akan menyuguhkan sebuah kompetisi modifikasi, engine performance dan car audio yang berbeda dari kompetisi yang ada di Indonesia.

Pengkategorian, sistem pertandingan, penjurian, metode penilaian serta aturan lain sudah dirancang sedemikian rupa dengan mengedepankan aspek fairness dan terukur dengan baik.

Banyaknya event sejenis yang menjamur, menantang BlackAuto Battle untuk menghadirkan sisi kompetisi yang lebih tajam dengan metode penilaian yang lebih ketat dan terukur.

Menggandeng asosiasi APACT (Asia Pacific Car Tuning) sebagai wadah penjurian. Ini merupakan sebuah hal baru dan yang pertama dilakukan oleh BlackAuto Battle.

"Masih menggandeng APACT sebagai asosiasi penjurian modifikasi, tahun ini kita bagi dalam dua kelas besar, yaitu Contest dan Culture yang disesuaikan dengan demand dan trend yang ada saat ini," terangnya.

Hal tersebut bertujuan agar penjurian dilakukan fair dengan metode terukur dan dapat dipertanggung jawabkan. Para juri yang akan memberikan penilaian adalah mereka yang telah berpengalaman di bidangnya dan telah teruji dalam berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Industri Car Tuning

Penyelenggara juga menyebut bahwa Solo cukup mempunyai kekuatan strategis untuk dunia modifikasi Indonesia, terutama untuk level Jawa Tengah atau Center Region.

Solo terbukti berpotensi sebagai trend setter dunia car tuning dan juga berperan sebagai lokomotif industri car tuning terutama untuk modifikasi dan car audio.

Sejumlah team dan komunitas mobil berskala nasional banyak terdapat di kota yang angat kental dengan budaya Jawa ini.

"Sekitar 96 mobil bertanding untuk memperebutkan gelar terhormat sekaligus golden ticket menuju FINAL BATTLE di Jakarta 26-27 November di Stadion Aquatik Senayan nanti," beber Boy Prabowo.

BlackAuto Dyno Test

Sementara itu berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini BlackAuto Dyno Test terbagi atas dua kelas berbeda yaitu kelas Max 4 Cylinder N/A dan Max 4 Cylinder FI.

Sedangkan mesin ukur daya mesin didatangkan khusus dari Mainline Dynolog Australia dan merupakan satu-satunya engine performance contest di Indonesia.

Sebagai informasi tambahan, mesin dyno garapan Mainline Dynolog Australia ini merupakan salah satu produk dynamo meter terbaik di dunia dengan hasil yang sangat akurat.

Kemampuan mesin ini bisa mengukur daya dari dua karakter penggerak roda berbeda, yaitu depan (FWD), belakang (RWD) atau keduanya (AWD).

Black Out Loud

Lalu untuk kategori Black Out Loud mempertandingkan 3 kekas yang mewakili genre berbeda, yaitu SQ, SQL dan SPL. SQ atau Sound Quality, sebuah genre hi end dalam dunia car audio yang mencari tonal akusari, staging, imaging serta listening pleasure dengan menggunakan perangkat software yang sudah ditentukan.

Tahun ini Black Out Loud bekerjasama dengan tiga asosiasi sekaligus yaitu i-CAN/Indonesia Car Audio Network, EMMA/European Mobile Media Association dan  MECA/Mobile Electronic Competition Association.

"Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan dengan event-event lain tentunya, BlackAuto Battle 2022 menggandeng 3 asosiasi Internasional untuk terlibat langsung menjuri pada kelas Black Out Loud yaitu EMMA (Eropa), CAN (Indonesia/Asia) dan MECA (Amerika)," lanjut Boy Prabowo.

SQL atau Sound Quality Loud adalah konsep penilaian penggabungan antara nilai SQ dan SPL dengan penilaian dilihat dan didengar diluar kabin mobil.

Loading