Sukses

Mengenal Fitur High Beam Assist Saat Mobil yang Berlawanan Arah Melaju

Otosia.com, Jakarta Pabrikan mobil Eropa terkenal dengan kenyamanannya, desain yang artistik dan fitur-fitur keselamatan yang mumpuni. Salah satu contoh fitur safety yang banyak disematkan pada mobil Eropa adalah Lane Keep Assist.

Fitur keselamatan aktif Lane Keep Assist ini berfungsi untuk menjaga mobil melaju tetap pada lajurnya. Pada SUV Peugeot terbaru contohnya, fitur ini bekerja dengan bantuan kamera yang terpasang dibalik kaca spion tengah, dan aktif kalau mobil sudah jalan selama 30 detik dan kecepatan antara 65 hingga 180 km/jam.

Peugeot memberikan fitur safety untuk pengemudi agar selalu dalam kondisi prima apabila sedang melakukan perjalanan jauh. Fiturnya dikenal dengan sebutan Driver Attention Warning. Fitur ini akan terlihat pada Instrument Cluster Display dengan sinyal tanda gambar cangkir dibarengi bunyi alarm sebagai pengingat.

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

 

Driver Attention Warning

Sementara Driver Attention Warning merupakan fitur safety khusus buat pengemudi yang sudah menjalakan kendaraan lebih dari 2 jam dengan kecepatan rata-rata diatas 65 km/jam.

“Fitur ini mengarahkan si pengemudi untuk istrahat sejenak, dan bila diabaikan tanda dan bunyi tidak akan berhenti,” terang Samsudin, Aftersales Support PT Astra International - Peugeot.

Namun yang menarik dari semua fitur safety di mobil-mobil Peugeot, pabrikan asal Perancis ini juga merancang fitur keselamatan buat kendaraan lain yaitu kendaraan yang berlawanan arah.

High Beam Assist

Fitur keselamatan lainnya adalah kendaraan yang berlawanan arah yang dinamakan High Beam Assist dan hanya ada di Peugeot keluaran terbaru yaitu tipe New Peugeot 2008 SUV. Secara otomatis sorot lampu depan akan berubah menjadi low beam jika terdeteksi ada kendaraan lain yang berlawanan arah.

High Beam Assist berfungsi untuk memberikan penerangan lebih saat kendaraan berjalan di kegelapan dengan mengaktifkan lampu jauh atau high beam tanpa harus mengoperasikan switch.

“High Beam Assist adalah fitur safety yang ditujukan bukan hanya untuk pengemudi Peugeot tapi juga kendaraan dari arah berlawanan. Fungsi fitur ini akan merubah sorot lampu dari high beam menjadi low beam secara otomatis saat terdeteksi ada kendaraan dari arah berlawanan di jalur berbeda. Sehingga pengemudi lain yang berlawanan arah tidak merasa terganggu dengan silaunya cahaya lampu,” jelas Samsudin

Semua fitur-fitur yang ada di varian Peugeot tersebut sejatinya dapat dinon-aktifkan fungsinya. Pengaturan secara manual dengan menekan tombol sesuai logo di area sekitar kemudi, atau men-settingnya lewat menu safety yang tersedia pada layar touch screen (head Unit).

Sebelum Secanggih Sekarang, 5 Fitur Ini Pernah Jadi yang Paling "Wow" di Zamannya

Dari tahun ke tahun kendaraan di Indonesia menjadi semakin canggih dan modern. Standar mobil semakin tinggi membuat mobil-mobil lawas terasa sangat ketinggalan zaman.

Dengan demikian kebiasaan lama pun ikut berubah. Sebagai contoh, kebanyakan mobil lawas masih menggunakan karburator. Alat tersebut digantikan oleh sistem injeksi yang dinilai lebih efisien dan hemat bahan bakar.

Di luar mesin, beberapa bagian mobil juga mengalami perubahan. Paling mencolok adalah dari segi fitur kenyamanan dan keselamatan.

Berikut lima pilihan fitur kenyaman dan keselamatan yang sudah menjadi standar di mobil-mobil baru.

1. Steering by Power

Ya, bukan power steering, melainkan steering by power. Istilah ini dipakai pada zaman dahulu karena mobil tidak dibelokkan dengan perangkat bantuan, namun murni menggunakan tangan sang sopir.

Power steering menjadi standar di mobil-mobil baru, mulai pertengahan tahun 2000-an. Pada dasarnya power steering mempermudah pengemudi untuk membelok melalui penggunaan sistem hydraulic.

Seiring berjalannya waktu, pemilik kendaraan tidak perlu lagi ngotot untuk menyetir.

Hampir seluruh mobil baru di Indonesia sudah dipasangkan power steering. Bahkan beberapa model mengandalkan Electronic Power Steering (EPS) yang lebih mudah perawatan, meski kurang dari sisi rasa pengendalian.

2. Kipas Angin

Menjelang awal tahun 2000-an dan sebelumnya, AC merupakan fitur mewah yang hanya bisa dinikmati kaum menengah ke atas. Hal ini dapat dilihat dengan mayoritas mobil pada saat itu, terutama yang dijual dengan harga terjangkau, belum dilengkapi AC.

Sebagai contoh, Toyota Kijang lawas keluaran tahun 1980-an hanya mengandalkan kipas angin kecil dengan pengaktif on/off manual. Alat tersebut biasa dipasangkan di samping setir.

Kini fitur AC sudah menjadi hal wajib dalam sebuah mobil baru. Bahkan mobil penumpang, seperti Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia, tipe termurah sekali pun sudah dipasangkan AC double blower untuk memberi kenyamanan pada penumpang di belakang.

Tercatat di Indonesia masih ada beberapa mobil yang belum dilengkapi AC, yakni Daihatsu Ayla 1.0 D MT termurah. Sementara Daihatsu Sigra dan Honda BR-V termurah belum mempunyai fitur double blower.

3. Radio

Peralihan dari radio kaset menjadi head unit dengan fitur canggih terbilang sebagai proses yang menarik. Sebelumnya, head unit di mobil terbatas untuk mendengarkan radio atau music melalui penggunaan kaset.

Teknologi tersebut kemudian dikembangkan untuk bisa membaca CD atau DVD dan bahkan USB yang memberi kebebasan untuk memilih musik sesuai selera sendiri. Namun head unit ini masih single din dengan tombol pencetan fisik.

Kini head unit sudah double din dan mempunyai fitur touch screen secara standar. Bahkan sudah cukup banyak mobil baru dengan head unit yang bisa disambungkan ke handphone melalui Apple CarPlay dan Android Auto.

4. Engkol Jendela

Sebelum muncul power windows, dulu masih ada engkol untuk membuka dan menutup kaca jendela mobil, meski sebenarnya fitur itu masih ada untuk beberapa tipe mobil. 

Power windows sendiri kini menjadi nilai jual tersendiri, karena fitur ini bikin mobil kelihatan makin canggih. Fitur dengan tombol congkel ini sempat menjadi hal premium di kalangan mobil lawas. 

Bahkan beberapa model sudah menerapkan sistem auto up and down di kaca pengemudi atau setiap kaca mobil. Sama seperti sebelumnya, hanya Ayla termurah yang belum dipasangkan power window hingga saat ini.

 

5. Rem Kaki Manual

Sebenarnya, fitur ini jelas tidak mungkin ditinggalkan. Sekalipun muncul pembaruan dan peremajaan, pasti bentuknya berupa tambahan atau juga teknologi terbaru untuk membantu rem kaki manual.

Sebab, tidak bisa dipungkiri bila kendaraan tetap membutuhkan campur tangan manusia dalam hal keselamatan. Terutama bila dalam kondisi darurat, di mana injakan kaki pada pedal rem sangat menentukan keselamatan pengendaranya.

Salah satu yang makin menjamur pada mobil-mobil modern adalah Anti-lock Braking System (ABS). Fitur keselamatan ini berfungsi untuk mengurangi gejala rem "terkunci" saat melakukan pengereman berat. Dengan demikian, mobil menjadi lebih stabil dan aman.

Fitur yang sempat hanya bisa dipinang pada mobil kelas menengah ke atas, kini sudah bisa ditemukan pada mobil-mobil terjangkau seperti di Toyota Agya atau Honda Brio termurah. Hanya beberapa mobil, seperti Ayla termurah, yang ditawarkan tanpa ABS dalam kondisi baru.

Loading