Sukses

Ingat! Mobil Terendam Banjir Tak Termasuk Dalam Jaminan Asuransi

Otosia.com, Jakarta Saat ini curah hujan cukup tinggi, bahkan sudah menyebabkan banjir di mana-mana. Karena itulah pengguna asuransi kendaraan diingatkan untuk melihat kembali kontrak asuransinya. Sebab asuransi bisa diperlukan sewaktu-waktu saat mobil terendam banjir.

SVP Communication, Event, and Service Management Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto menyampaikan, umumnya, pada kontrak asuransi, banjir tidak masuk dalam klausul perlindungan.

"Karena klausul banjir, topan, badai, termasuk dalam pengecualian jaminan," ujar Laurentius kepada merdeka.com, Jumat (7/10).

Video Terpopuler saat Ini

Periksa Perluasan Jaminan

Untuk itu, dia mengimbau pemilik asuransi mobil agar memeriksa kembali perluasan jaminan asuransinya. Sejauh ini, pengguna asuransi kendaraan mengajukan perluas jaminan jika kendaraan mereka khususnya mobil, terkena risiko bencana seperti tergenang banjir, tertimpa pohon tumbang karena angin.

Laurentius berujar, klausul yang tertuang dalam kontrak asuransi berpedoman Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Pengecualian jaminan tercantum pada Bab II Pasal tentang Pengecualian. Berikut bunyi pasal tersebut;

"Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan, dan atau biaya atas kendaraan bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh; gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor, atau gejala geologi, atau metereologi lainnya."

Bisa Perluas Jaminan

Meski kerugian akibat banjir tidak tertanggung, namun Laurentius mengatakan bahwa hal ini ada solusinya, perlindungan akan diberikan jika pemilik asuransi memperluas jaminannya.

"Bisa dicover jika melakukan perluasan jaminan," sebutnya.

Sementara itu, disinggung mengenai data pengajuan klaim, Laurentius mengatakan bahwa trennya cukup terkendali. Meski pengajuan klaim cukup signifikan saat bencana banjir besar pada akhir 2019 dan awal 2020.

"Untuk beberapa tahun terakhir ini, tingkat klaim banjir cukup termanage, semoga tidak ada banjir yang merata di seluruh wilayah," ujar dia.

Penulis: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka.com

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Loading