Sukses

Transportasi di IKN Bakal Pakai Kendaraan Otonom Berbasis Listrik, ke Mana-mana Bisa Dalam 10 Menit

Otosia.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja memaparkan wujud dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur yang direncanakan dibangun sampai 2024 mendatang. IKN akan menjadi wajah baru bagi Indonesia ke depannya.

Bagaimana tidak, di IKN akan dibangun dengan konsep serba canggih dan area hijau. Bahkan transportasinya akan memakai kendaraan otonom berbasis listrik.

Hal ini diungkapka langsung oleh Jokowi melalui laman Instagramnya @jokowi pada Rabu (19/10/2022). "Bagaimana sih wujud Ibu Kota Nusantara (IKN) nanti?," tulisnya.

Video Paling Dicari saat Ini

Kendaraan Otonom

Dalam postingannya itu, Jokowi menjelaskan bahwa IKN akan dibangun dengan konsep kota pintar berbasis alam dengan 70 persennya area hijau. Nantinya akan dikonsep dengan hutan heterogen dengan pohon-pohon asli dari Kalimantan.

"Jika sekarang lahannya merupakan hutan produksi monokultur dengan satu jenis pohon yaitu pohon eukaliptus, nantinya jadi hutan heterogen dengan pohon-pohon asli dari Kalimantan," tulisnya.

Tak hanya itu saja, dari sisi transportasi IKN akan memakai kendaraan otonom berbasis listrik. Bahkan jarak tempuh ke mana-mana bisa dalam waktu 10 menit saja.

"Transportasinya, pemerintah akan mengembangkan teknologi kendaraan otonom berbasis listrik. Pejalan kaki, pesepeda, akan dihargai. Jarak tempuh ke mana-mana bisa dalam sepuluh menit," lanjutnya.

Teknologi Canggih

Dari segi kehidupan kerja sendiri, IKN akan dikonsep memiliki budaya kerja yang produktif. Tentunya bakal didukung dengan tata kelola dan manajemen yang baik, serta implementasi teknologi canggih.

"Smart living, smart city, layanan masyarakat lewat aplikasi, dll," tulis Jokowi.

Harapannya IKN akan menghadirkan konsep pembangunan Indonesiasentris. Sehingga angka perekonomian semakin merata, tak hanya terpusat di Pulau Jawa saja.

"Nusantara akan menghadirkan konsep pembangunan Indonesiasentris. Pembangunan dan angka perekonomian daerah yang tinggi tidak lagi hanya akan terpusat di Pulau Jawa," tutupnya.

Jalanan di IKN Nusantara Bakal Canggih Banget, Bisa Ngecas Baterai Mobil Listrik

Demi mencapai target emisi nol persen atau net zero emision pada 2060 mendatang, pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan listrik. Bahkan kebijakan ini juga turut dilaksanakan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Meski begitu, diperlukan sejumlah infrastruktur penunjang untuk operasional kendaraan listrik. Salah satunya sistem pengisian baterai kendaraan listrik.

Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) menyampaikan, kemungkinan infrastruktur jalan di IKN Nusantara akan mengadopsi dan dibangun dengan konsep teknologi electric charging lane. Dengan teknologi ini, dapat mempermudah pengisian baterai kendaraan listrik.

"Kemungkinan, jalan-jalan di IKN akan menjadi electric charging lane," kata Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga dikutip dari Antara, Jumat (9/9).

Danis menerangkan, electric charging lane merupakan infrastruktur jalan yang dapat membantu pengisian daya baterai yang terpasang dalam kendaraan listrik ketika melintasi lajur jalan tersebut. Konsep ini sudah berjalan di beberapa negara dunia dan sudah banyak yang melakukan uji coba.

"Karena di sana, di IKN nanti kita berbicara mengenai (kendaraan) bertenaga listrik. Tidak lagi kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil," bebernya.

Uji Coba

Konsep ini, sedikit banyaknya sama dengan yang dimiliki sebuah perusahaan teknologi di Inggris yang sedang melakukan uji coba terhadap sistem pengisian daya mobil listrik secara nirkabel (wireless). Teknologi buatan Highways England ini secara nyata akan menambah jangkauan kendaraan bertenaga listrik.

Mengutip laman liputan6, konsep teknologi ini dilakukan dengan memasang teknologi pengisian daya pada jalur khusus di jalan raya, seperti yang pernah dibahas di Stanford University, Amerika Serikat. Meskipun demikian, uji coba ini diakui sebagai yang pertama di dunia.

Uji coba ini merupakan penelitian lanjutan yang dilakukan oleh Highways England terkait kelayakan pengisian nirkabel pada jalan raya (wireless in-road charging) dan potensi solusinya. Pihak Highways England bekerja sama dengan organisasi pemerintah bertanggungjawab atas operasi jalan bebas hambatan dan jalan-jalan utama kelas A.

Skema Pengisian Batterai

Menurut perusahaan kenamaan di Inggris itu, uji coba ini dilakukan untuk mengetahui jika teknologi ini dapat bekerja secara aman dan tepat guna pada jalan bebas hambatan dan jalan utama kelas A.

Untuk skema uji coba, nantinya kendaraaan-kendaraan yang terlibat akan dilengkapi dengan teknologi nirkabel yang diperlukan. Demikian juga halnya dengan peralatan yang ditanam di bawah permukaan jalan raya sebagai pengisi daya. Perincian teknis sistem ini akan dibeberkan setelah perusahaan kontraktor ditunjuk sudah ditunjuk untuk melakukan pembangunan ini.

Pengujian ini akan terlihat serupa dengan jalan bebas hambatan, dan jika berhasil sistem ini akan menambah jarak jangkauan kendaraan tenaga listrik tanpa sering melakukan pemberhentian untuk mengisi baterai.

Meski begitu Highways England tetap berkomitmen untuk memasang titik-titik pengisian daya di setiap 32 kilometer di sepanjang jalan bebas hambatan.

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Loading