Sukses

Pemobil dan Pemotor Tabrakan, Polisi Beri Uang Ganti Ruginya Tapi Malah Disebut Pencitraan

Otosia.com, Jakarta Perselisihan dua pengendara di jalan raya sering terjadi, sering kali disebabkan insiden tabrakan atau semacamnya. Kemudian keduanya akan saling menyalahkan dan meminta ganti rugi atas kerusakan kendaraan.

Begitu juga yang dilakukan oleh pemobil dan pemotor ini. Namun di tengah perseteruan keduanya datang seorang polisi yang langsung membayar ganti ruginya. Sayang niat baik polisi ini malah disebut pencitraan.

Video yang memerlihatkan kejadian ini diunggah oleh akun Instagram @polantasindonesia pada Jumat (21/10/2022). "Terkadang, sudah berbuat baik, niatnya tulus, tetap saja ada yang berprasangka sebaliknya, semangat ya Pak Fiat," tulisnya.

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Ganti Rugi

Kejadian ini bermula saat sebuah mobil yang dikendarai ibu-ibu ditabrak dari belakang oleh seorang pemotor. Seketika ibu-ibu itu meminta pertanggung jawaban berupa uang ganti rugi.

Beberapa pengguna jalan lain mencoba membantu melerai perselisihan ini. Dari penjelasan seorang pria, awalnya ibu-ibu itu meminta ganti rugi Rp500 ribu, namun karena di pihak pemotor ada kerusakan juga kemudian ditawar jadi Rp300 ribu.

Kebetulan saat itu ada seorang polisi yang melintas dan mencoba ikut mendamaikan keduanya. Hanya saja upaya polisi dalam mediasi ini tak menuai hasil apapun.

Pencitraan

Akhirnya polisi berinisiatif untuk membayar uang ganti rugi yang dituntut oleh ibu-ibu tersebut. Polisi memberikan uang Rp300 ribu, hanya saja ibu-ibu itu malah menyebut jika dirinya pencitraan.

"Kok pencitraan," kata polisi.

Setelah berbincang singkat dengan polisi, akhirnya ibu-ibu itu mau menerima uang ganti ruginya. Perselisihan pemobil dan pemotor pun berhasil diselesaikan.

"Terima kasih pak kapten," kata seorang pria.

Komentar Netizen

Video yang telah disukai lebih dari 3 ribu kali ini mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang salut namun juga mengkritik tindakan polisi tersebut.

"Bukan dengan cara begitu utk menentukan siapa yg salah dan siapa yg harus mengganti.. Polisi ini gak tau aturan kalo begitu... Maaf saja gak pantas jadi polisi," tulis andi_wii

"Padahal mah di proses aja.. Olah TKP sampe ketauan beneran siapa yg salah.. Ujung2nya kan yg salah nyerah sendiri... Minta damai..," jelas _anyone_1112

"Namanya di jalan,kalo ga nabrak yah di tabrak tinggal claim asuransi kelar," ungkap aufklarungii

"Itu pertanda klo masyarakat masih tidak percaya kpd polisi..berbuat baik pun di curigain apalagi berbuat jahat," komentar adeirfan51

"Pencitraan apaan buk..... Itu AKP.... Udh perwira gk butuh pencitraan," tulis arbila_maulana

Video

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by POLANTAS INDONESIA (@polantasindonesia)

 

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Loading