Sukses

Intip Koleksi Mobil-Motor Bupati Bangkalan yang Terjerat Kasus Jual Beli Jabatan dengan Tarif Capai Rp150 Juta

Otosia.com, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap dan menetapkan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron sebagai tersangka. Politikus PPP itu diduga terlibat kasus suap jual beli jabatan di Pemkab Bangkalan.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut jika Abdul Latif mematok tarif jual beli jabatan Rp50 juta sampai Rp150 juta.

"Untuk dugaan besaran nilai komitmen 'fee' tersebut dipatok mulai dari Rp50 juta-Rp150 juta," ucapnya yang dikutip dari Merdeka.com pada Jumat (9/12).

Lebih lanjut, Firli menyebut, diduga Abdul Latif sudah mengantongi uang sekitar Rp5,3 miliar. Uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi, di antaranya untuk survei elektabilitas.

Video Paling Dicari saat Ini

Terima Gratifikasi

Selain melakukan jual beli jabatan, rupanya Abdul Latif juga menerima gratifikasi. Menurut KPK, Abdul Latif diduga ikut campur dalam pengaturan beberapa proyek di seluruh dinas di Pemkab Bangkalan.

Dalam ‘permainan’ itu, Abdul Latif menentukan besaran ‘fee’ sebesar 10 persen dari setiap nilai anggaran proyek. Khusus dugaan gratifikasi ini, KPK terus melakukan pendalaman.

"Di samping itu, tersangka RALAI juga diduga menerima pemberian lainnya di antaranya dalam bentuk gratifikasi dan hal ini akan ditelusuri dan dikembangkan lebih lanjut oleh tim penyidik," kata Firli.

Kekayaan

Abdul Latif sendiri tergolong pejabat dengan total kekayaan yang cukup fantastis, mencapai Rp9.921.437.399. Hal ini diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dirilis di laman KPK.

Kekayaannya sendiri didominasi tanah dan bangunan yang terletak di Bangkalan senilai Rp5.835.000.000. Kemudian memiliki harta lainnya senilai Rp3.250.000.000.

Tak hanya itu saja, Abdul Latif juga mempunyai harta bergerak lainnya Rp93.763.000 serta kas dan setara kas senilai Rp672.674.399.

Koleksi Mobil-Motor

Meski memiliki total kekayaan yang fantastis, Abdul Latif tak banyak mengoleksi motor atau mobil. Koleksinya terbilang sedikit dan biasa-biasa saja.

Tercatat ia memiliki Toyota Sienta tahun 2016 senilai Rp75 juta. Kemudian ada motor Honda lansiran 2016 dengan nilai Rp5 juta. Sayangnya jenis motor tersebut tak disebutkan.

Total harta alat transportasi dan mesin miliknya mencapai Rp80 juta.

Loading