Sukses

Sama-sama Pikap Tiongkok, Biaya Servis Jadi Modal DFSK Super Cab Lawan Wuling Formo Max

Otosia.com, Jakarta Persaingan kendaraan niaga ringan makin ketat setelah Wuling meluncurkan pikap Formo Max baru-baru ini. Segmen pikap diisi DFSK Super Cab, Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, Tata Super Ace dan Wuling Formo Max.

Dari deretan kendaraan niaga ringan tersebut, terdapat dua pikap yang sama-sama berasal dari negeri Tiongkok, DFSK Super Cab dan Wuling Formo Max. Keduanya bersaing di segmen kendaraan komersial dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Siapa lebih baik dan efisien? Untuk urusan servis, DFSK telah merilis biaya yang dikeluarkan untuk DFSK Super Cab.

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Biaya Perawatan DFSK Super Cab 

DFSK mengklaim total biaya perawatan berkala DFSK Super Cab selama 5 tahun/160.000 km (mana yang lebih dahulu dicapai) per harinya mulai dari Rp6.859. Total biaya service DFSK Super Cab 1.5 Gasoline selama 5 tahun/160.000 KM yaitu sekitar Rp 12.517.688.

Menurut Achmad Rofiqi, Marketing Head PT Sokonindo Automobile, seluruh biaya yang dikenakan kepada konsumen ini sudah termasuk pergantian oli dan filter mesin, oli transmisi, oli differential, filter bensin, filter udara, busi, minyak rem, cairan pendingin, dan jasa servis.

Biaya servis berkala tersebuti bisa didapatkan di seluruh jaringan resmi DFSK yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap perawatan berkala yang dilakukan di bengkel resmi akan dilayani oleh mekanik yang sudah tersertifikasi oleh DFSK, didukung peralatan mumpuni dan penggunaan komponen-komponen original.

Garansi

Selain itu, setiap pembelian DFSK Super Cab juga akan mendapatkan garansi 3 tahun atau 120 ribu kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Garansi tersebut menanggung semua kerusakan komponen mesin, transmisi, kelistrikan, dan bagian body yang disebabkan oleh kecacatan komponen dan kesalahan pemasangan dari pabrik.  

Nantinya program ini akan mengganti dan memperbaiki kerusakan dengan cara penggantian komponen yang rusak secara cuma-cuma alias gratis.

“Para insinyur DFSK sudah melihat bahwa aspek perawatan berkala menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan para pengusaha dalam menentukan pembelian kendaraan untuk menunjang usaha. Oleh sebab itu, DFSK Super Cab kemudian dikembangkan sedemikian rupa agar tetap bisa mendapatkan performa terbaik kendaraannya tanpa harus merogoh kocek yang dalam untuk perawatan berkalanya,” ujar Achmad Rofiqi.

Varian dan Mesin

DFSK Super Cab sendiri tersedia dengan dua pilihan mesin, bensin 1.5L dan diesel 1.3L turbo. Mesin bensin 1.5L DOHC VVT inline 4-silinder menghasilkan tenaga 102 PS pada putaran 6.000 rpm dan torsi 140 Nm pada putaran 4.000 rpm.

Sementara mesin diesel 1.3L direct injection commonrail turbo dengan intercooler menghasilkan tenaga 75 PS pada putaran 4.000 rpm dan torsi 190 Nm pada putaran 1.750 rpm.

Kedua pilihan mesin itu dikawinkan dengan transmisi manual 5-percepatan. Tenaga Super Cab disalurkan ke roda belakang.

Ukuran

DFSK Super Cab juga memiliki bodi yang lebar dan cukup untuk bersaing di segmennya. Pikap ini memiliki dimensi 4.440 mm x 1.810 mm x 1.890 mm untuk versi bensin. Sedangkan versi diesel memilki dimensi 4.280 mm x 1.810 mm x 1.890 mm.

Soal muatan barang bawaan, DFSK Super Cab dilengkapi bak belakang berukuran 2,310mm x 1,670mm x 340mm (PxLxT) dan mempunyai kapasitas daya angkut hingga 1,399 kilogram.

Mobil bak ini menggunakan desain sasis Nine Horizontal dan Two Longitudinal beams sehingga diklaim dapat menambah stabilitas dan kekuatan saat menempuh berbagai medan dengan beban yang ada.

Loading