Sukses

All New Daihatsu Ayla Makin Lengkap dan Modern, Bakal Makan Pasar Sirion?

Otosia.com, Jakarta PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru saja meluncurkan LCGC terbarunya, yakni All New Daihatsu Ayla. Peluncuran mobil ini sama seperti kembarannya Toyota Agya, di mana sebatas pengenalan tampilan luar saja.

Ayla teranyar tercatat mendapatkan beragam perubahan signifikan, berbeda total dengan model sebelumnya. Bahkan ukuran mobil ini menjadi lebih besar, meski tetap dijual sebagai mobil Low Cost Green Car (LCGC).

Dengan spesifikasi fitur dan performa baru yang mumpuni, timbul pertanyaan apakah All New Ayla berpotensi bersinggung pasar dengan “kakaknya” Daihatsu Sirion.

Video Populer yang Kamu Cari

 

 

Beda segmen

Pertanyaan ini diteruskan langsung pada Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Ia menampik bahwa Ayla terbaru bisa memakan pasar Sirion. Alasan utamanya adalah posisi segmen yang berbeda dari kedua mobil tersebut. Ayla diposisikan sebagai LCGC dengan harga murah, sedangkan Sirion dipasarkan sebagai city car di atas Rp 200 juta.

“Berbeda sekali ya, memang ini segmen yang diposisikan pada harga di bawah Rp 200 juta. Benar-benar untuk segmen yang mempertimbangkan price concern,” jelas Hendrayadi, saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2023).

Sirion tetap dijual

Kehadiran Ayla teranyar juga dipastikan tidak menggantikan posisi Sirion. Hendrayadi memastikan bahwa, dengan posisi pasar yang berbeda, Sirion akan tetap dijual di Indonesia, meski angka penjualan hatchback ini cukup loyo.

Sebagai gambaran, data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mecatat angka penjualan Sirion di tahun 2022 mencapai 800 unit. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding Ayla model sebelumnya, yang terjual 23.800 unit.

“Sirion tetap dijual karena beda sekali segmennya Sirion sama Ayla. Dan segmennya Sirion juga tetap ada sendiri,” tambahnya.

Singgung Rocky?

Selain berpotensi mengkanibal penjualan Sirion, All New Ayla terbilang bisa menyenggol konsumen Rocky. Lebih tepatnya dengan platform baru Daihatsu New Global Architeture (DNGA) dan mesin 1.200cc yang sama.

Hendrayadi juga menampik adanya potensi terjadinya makan pasar antara Ayla terbaru dan Rocky. Ia menegaskan posisi Ayla ditujukan kepada keluarga baru yang membutuhkan mobil dengan harga terjangkau, di bawah Rp 200 juta.

Sedangkan Daihatsu Rocky ditujukan untuk konsumen anak muda, lantaran mempunyai bentuk SUV serba tangguh dan harga barunya yang lebih mahal dibanding Ayla terbaru.

“(Rocky) tidak termakan. Itu kan beda segmen dan Rocky dijual di atas Rp 200 juta dan SUV ya. Kalau ini kan harga yang paling murah antara Rp 115-165 juta. Kalau ini (Ayla) kan larinya ke family car untuk keluarga baru (keluarga muda). Sementara Rocky kan segmennya anak muda, karena harganya juga cukup tinggi,” tukas Hendrayadi.

Spesifikasi

Sekadar informasi, All New Daihatsu Ayla mengandalkan platform baru berbasis DNGA. Sasis baru ini diklaim meningkatkan kenyamanan dan efisiensi berkendara, namun tetap bisa dijual dengan harga yang terjangkau.

Mobil ini juga disematkan beberapa fitur-fitur terkini, mulai dari head unit baru dengan konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay, pengaturan tilt steering, hingga fitur keselamatan seperti Vehicle Stability Control dan Hill Start Assist.

Ayla terbaru dilengkapi dengan dua opsi mesin, yaitu 1.2L WA-VE dan 1.0L VVT-i, yang memenuhi standar EURO 4 untuk menjadi lebih ramah lingkungan. Pilihan transmisi otomatisnya digantikan dengan girboks model D-CVT.

Loading