Sukses

Raih Poin Penting di GP Inggris, Enea Bastianini Ramaikan Persaingan Juara Dunia MotoGP 2022

Otosia.com, Jakarta Pembalap Tim Gresini MotoGP yang didukung Federal Oil, Enea Bastianini, mampu bersaing dengan rombongan pembalap terdepan dalam seri MotoGP Inggris di sirkuit Silverstone, Minggu (7/8/2022).

Enea akhinya finish ke-4 dengan mengantongi tambahan 13 poin, langsung membuat posisinya pada persaingan titel juara dunia MotoGP 2022 naik satu peringkat ke posisi empat.

"Pada awal balapan sangat sulit memahami dalam mengendarai motor tanpa sayap, tapi di pertengahan membuat balapan kian seru. Posisi empat merupakan hasil yang bagus, tapi nyaris raih podium dan ini sulit untuk diungkapkan," kata Enea.

Pembalap bernomor 23 ini menyatakan bahwa kerja keras tim berbuah hasil dengan performa motor yang baik dan mudah menyalip pembalap lain. “Paling penting adalah bisa meraih posisi tertinggi dan kita bisa. Kami sedang berevolusi seperti pokemon dan tak lama lagi hasil terbaik akan terus berlanjut,” tambahnya. 

Video Paling Dicari saat Ini

Diggia dan klasemen sementara

Sedangkan rekan setimnya Sementara itu Diggia yang harus puas finish di posisi 22 menyatakan bahwa balapan kali ini akan dilupakan.

"Kami mempertaruhkan semua dan mengecewakan. Kami terkendala sepanjang pekan untuk mendapatkan cengkeraman ban belakang. Bahkan hingga sesi pemanasan, memilih kompon keras ternyata bukan pilihan positif. Lebih baik melupakan dan fokus ke seri berikutnya di Austria," ujarnya.

Pada persaingan titel sementara juara dunia MotoGP 2022, Enea kini berada di posisi empat dengan perolehan 118 poin, terpaut 62 poin dari pemegang puncak titel sementara. Sedangkan Diggia masih berada di posisi 20 dengan total 18 poin. 

Tanggapan Federal Oil

Federal Oil turut mengomentari hasil yang diraih kedua pembalapnya.  Rommy Averdy Saat selaku Federal Oil Brand General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) menyatakan bahwa secara keseluruhan penampilan Enea Bastianini sangat mengesankan di GP Inggris.

"Meski mengawali balapan di posisi yang kurang menguntungkan, dan juga kehilangan winglet sebelah kiri, namun di pertengahan balapan performa motor, serta penerapan strategi ban membuatnya berhasil finis di posisi empat," tukasnya

Menurut Rommy, Enea Bastianini tetap memiliki peluang untuk bisa meramaikan persaingan merebut gelar juara dunia MotoGP 2022.

"Tentunya ini menjadi penyemangat bagi tim dan pembalap dalam memahami pengembangan yang dilakukan oleh Ducati. Sedangkan bagi Diggia, ini bisa menjadi pengalaman untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuannya selama musim 2022, sehingga dapat tampil konsisten dan mampu menunjukkan kemampuannya untuk dapat bersaing dengan pembalap lain di garis depan," jelas Rommy.

Rommy mengharapkan bahwa hasil di GP Inggris ini bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi Enea dan Diggia dalam menghadapi seri berikutnya di Austria pada 21 Agustus mendatang. “

Berharap Enea bisa termotivasi untuk melanjutkan hasil baik di sirkuit Red Bull Ring, Austria, dengan kembali meraih podium. Begitu juga dengan Diggia yang dapat kembali bangkit, dan meraih poin penting,” tutup Rommy.

 
Loading