Sukses

Ducati Indonesia Luncurkan Motor Adventure DesertX

Otosia.com, Jakarta Ducati Indonesia meluncurkan motor terbaru Ducati DesertX, Jumat (18/11/2022).  DesertX adalah motor berjenis off-road, yang secara efektif memperluas batas dari apa yang bisa terjadi dilakukan dengan Ducati.

Secara desain DesertX mewakili interpretasi kontemporer dari garis sepeda motor Enduro tahun 80-an, yang dibuat oleh Ducati Centro Stile sesuai dengan kriteria esensialitas serta daya tahan.

“Dengan diluncurkan nya produk DesertX, kami yakin akan menjadi acuan baru sepeda motor offroad maupun adventure di segmen premium Indonesia. Kemampuan DesertX menjelajah sudah kami buktikan dengan mencoba nya melintasi area Bromo, Jawa Timur. DesertX akan menjadi tulang punggung penjaualan Ducati Indonesia di tahun 2023 nanti, dan Desert X kami jual dengan harga Rp 575 juta off the road,” ujar Eja Donalsha, Chief Operating Officer Ducati Indonesia.

Video Terpopuler saat Ini

Tiga Elemen

Secara visual motor ini terdiri dari 3 elemen makro. Pertama, bentuk keseluruhan terlihat unik yang mencakup tangki dan pelindung samping,

Kedua, jok dan kaca depan yang menyatu dengan lampu utama ganda yang khas semakin memperkuat keunikan motor adventure ini. Selain itu, penekanan gaya diberikan dengan penggunaan aksen berwarna hitam dan putih.

Ketiga, permukaan yang bersentuhan dengan pengendara dibuat berukuran besar agar terhubung secara harmonis yang mana dapat mendukung seluruh kegiatan berkendara off-road dengan lebih baik.

Sasis

Ducati DesertX mengaplikasi sasis model rangka teralis dengan bahan yang baru, dikombinasikan dengan suspensi yang memiliki langkah panjang dan dapat disetel secara khusus, untuk memastikan pengoperasian yang efektif bahkan dalam kondisi medan berat.

Dari hasil optimalisasi semua komponen tersebut menghasilkan motor yang efisien, dimana semuanya dikemas sehingga memiliki berat hanya 202 kg (berat kering).

Motor ini dilengkapi dengan roda depan 21” dan belakang 18”. Pengembangan yang dilakukan berfokus pada off-road dan disesuaikan dengan keahlian Ducati dalam menciptakan motor jalan raya sehingga memberikan hasil motor yang responsif, mudah dikendarai serta  nyaman di segala rute baik off-road maupun aspal.

Ducati turut ergonomic motor ini. Triangulasi jok - pijakan kaki - stang memberikan posisi kombinasi terbaik saat berdiri serta memiliki tingkat kenyamanan, bahkan saat berkendara di jalan raya.

Hasil akhir yang didapat adalah motor dengan komposisi pas yang sangat ramping dan terhubung dengan sempurna ke permukaan jalan sehingga menjamin kontrol serta penanganan maksimum dari pengendara.  Posisi jok memiliki tinggi 875 mm. Ketinggian jok masih dapat dikurangi dengan aksesori resmi dari Ducati yaitu Lowered Seat dan juga Lowering Kit.

Mesin

DesertX dipersenjatai mesin Testastretta 937 cm3 berkatup Desmodromic Testastretta 11 dan berpendingin cairan. Mesin ini menghasilkan 110 hp pada 9.250 rpm dan torsi maksimum 92 Nm pada 6.500 rpm dalam konfigurasi Euro5.

Mesin ini memiliki semua pengembangan yang sudah dilakukan terlebih dahulu pada Monster dan Multistrada V2, termasuk kopling 8-bilah yang ringan dan ringkas.

Transmisi pada mesin ini dilengkapi dengan gear set yang memiliki bantalan untuk mengurangi gesekan serta meningkatkan kepresisian dan kehalusan saat melakukan perpindahan gigi. Hal ini juga menjadi kontribusi dalam pengurangan bobot total mesin yaitu sebesar 1,7 kg dibandingkan versi sebelumnya.

Untuk menawarkan performa terbaik dalam berkendara off-road dan dalam berbagai penggunaan, Testastretta 11 telah dioptimalkan secara khusus. Faktanya, transmisi ini memiliki rasio khusus yang berbeda dengan Multistrada V2.

Kapasitas Tangki Bahan Bakar

Ducati DesertX memiliki tangki bahan bakar sebanyak 21L, serta jika diinginkan dapat ditambahkan tangki ekstra (dijual sebagai aksesori) sebesar 8L pada bagian belakang motor.

Perpindahan bahan bakar dari depan ke tangki belakang akan aktif ketika tingkat bahan bakar di tangki utama berada pada level tertentu dan dapat diaktifkan dari dasbor.

Ducati DesertX juga memiliki kapasitas muat yang cukup besar, volume yang tersedia hampir mencapai 120L jika motor dilengkapi dengan tas serta boks atas yang berbahan aluminium.

Pilihan spesifik ban tubeless memungkinkan untuk menggabungkan kinerja off-road yang sangat baik dengan daya cengkram yang baik pada semua kondisi aspal dan fungsional untuk aktivitas karena memberikan perlindungan dari kebocoran ban khas kegiatan off-road.

Rasio Transmisi

Rasio pada transmisi ini telah dipersingkat secara keseluruhan pada semua gigi hingga gigi kelima, untuk memastikan penyaluran tenaga yang baik dalam kondisi off-road.

Gigi pertama dan kedua, khususnya, jauh lebih pendek, untuk memfasilitasi fase mengemudi kecepatan rendah pada lintasan tertentu khas penggunaan off-road.

Gigi keenam cukup panjang untuk memfasilitasi penanganan di jalan raya sambil mempertahankan putaran mesin pada RPM rendah; hal ini berpengaruh pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit dan tingkat kenyamanan yang meningkat.

Pilihan 6 Mode Berkendara

DesertX baru menawarkan 6 Mode Berkendara yang bekerja dalam kombinasi dengan 4 Mode Daya - Full, High, Medium, Low - yang mengubah tenaga dan daya tanggap mesin Testastretta.

Fitur utama yang terbaru adalah 2 pengaturan khusus untuk mode berkendara Enduro dan mode berkendara Rally, selain mode berkendara lainnya yang tersedia seperti mode berkendara Sport, Touring, Urban dan Wet.

Tidak hanya meluncurkan produk saja, di moment yang sama Ducati Indonesia menunjuk salah satu petualang Senior, Youk Tanzil sebagai Brand Ambassador dari Ducati Indonesia. Jejak Youk Tanzil menjelajah dengan motor sudah banyak diketahui dengan program nya “Ring Of Fire Advanture”. 

“Suatu kebanggaan dan kehormatan buat saya ditunjuk Oleh Ducati Asia Pacific dan Ducati Indonesia sebagai Brand Ambassador. Saya yakin kolaborasi antara saya dan Ducati akan membawa sinergi luar biasa untuk brand premium ini, terlebih untuk produk baru dari Ducati yaitu DesertX dimana saya akan secara langsung menggunakannya untuk aktifitas petualangan saya ke depannya,” terang Youk Tanzil.

Loading