Sukses

Cakep! Mocin Kembaran Honda Rebel Ini Dibanderol Cuma Rp63 Jutaan

Otosia.com, Jakarta Pabrikan motor asal china bernama Xiangshuai baru-baru ini membuat gempar setelah meluncurkan bobber dengan desain yang tidak asing. Ya, bila dilihat sekilas hampir mirip dengan Honda CMX500 Rebel.

Varian motor china (mocin) ini diberi nama Cangyun 500. Dari pantaun rangka dan bodi, tidak bisa dipungkiri bila kesamaan itu memang nyata. Bahkan merembet sampai instrument panel.

Mesin yang dipakai memiliki kubikasi 471cc yang sudah banyak dipakai oleh produk lain seperti Loncin KE500 dan Voge. Konfigurasi dapur pacu ini mamakai sistem twin-cylinder DOHC yang diklaim menghasilkan power sampai 47 hp.

 

 

 

Video Paling Dicari saat Ini

Mesin Cangyun 500

Dengan konfigurasi seperti disebutkan di atas, secara data motor ini disebut memiliki torsi 43 Nm pada 7.000rpm. Bila dibandingkan dengan Honda Rebel, bisa dibilang berselisih tipis. Bahkan torsinya 'mirip-mirip' di mana Rebel memiliki 43,3 Nm pada 6.000 rpm.

Didukung dengan kapasitas tangki besar sampai 14 liter, Cangyun 500 berarti sudah melampaui Rebel. Karena produk Jepang itu hanya berkapasitas 11 liter.

 

Perbedaan lain dengan Rebel

Dibandingkan dengan Honda Rebel, Cangyun 500 memiliki fairing standar yang menyelubungi lampu depan. Lalu sorot lampu utamanya sudah memakai full LED.

Di bagian suspensi depan dibungkus karet ditambah suspensi belakang yang disematkan gas tank. Yang beda lagi, stop kontaknya dipasang pada sisi kanan motor yang berpadu cantik dengan tangki dan jok.

Cakram depannya berukuran 300mm. Yang bikin nyaman, ia sudah dibekali sistem pengereman Anti-Lock Braking System (ABS) dua kanal. Lalu juga disediakan soket USB charging.

Secara total bobotnya mencapai 195 kg.

Harga Mocin Kembaran Honda Rebel

Dari sisi harga, menyitat  Chungfengxing Jumat (2/12/2022), Cangyun 500 ini dijual di pasar dalam negeri China sebesar 28.800 Yuan. Atau bila dikonversikan menjadi Rp 63 jutaan (1 Yuan = Rp2185,64).

Dibandingkan dengan Honda CMX500 Rebel Indonesia, banderol itu tentu terpaut sangat jauh, karena di sini menyentuh hampir Rp200 jutaan.

 
Loading