Sukses

Aksi Pemotor Celana Loreng Melintas di Jalur Sepeda, Alami Tabrakan Tapi Malah Ngamuk

Otosia.com, Jakarta Baru-baru ini pemotor nekat melintas di jalur sepeda di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Apesnya kala itu ia menabrak pemotor lain yang hendak masuk ke sebuah gedung.

Bukannya meminta maaf, pemotor penerobos jalur sepeda malah menendang pengendara lainnya itu. Padahal terlihat bahwa pemotor itu sudah menyalakan lampu sein ke arah kiri.

Kejadian itu diunggah akun Instagram @b2w_Indonesia hari ini, Kamis (12/1). Jelas terlihat pemotor sudah menyalakan lampu sen hendak belok ke kiri. Tiba-tiba motor berwarna putih melaju kencang di jalur sepeda dan menabrak sepeda motor yang hendak masuk ke area gedung hingga keduanya terjatuh.

Pengendara sepeda motor putih tampak mengenakan celana loreng dan sepatu PDL. Kemudian menendang pengendara yang ditabraknya.

Video Paling Dicari saat Ini

Dilerai

Petugas keamanan yang di sekitar coba melerai kejadian tersebut yang tidak berlangsung lama.

Saat dikonfirmasi kejadian tersebut, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jhoni Eka Putra mengatakan pihaknya belum ada menerima laporan pemukulan pada pemotor. Dia hanya menegaskan sepeda motor memang dilarang menyerobot jalur sepeda.

"Disarankan jangan, karena aturan hukum yang mengikat aturan motor tidak boleh melewati sekitaran jalur sepeda belum ada," ujar Eka kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (12/1).

Lakukan Pemukulan

Dia juga tak membenarkan tindakan pemukulan yang dilakukan pemotor bercelana loreng. Pihak yang dirugikan atas kejadian itu diminta membuat laporan ke polisi.

"Selama dia melapor bisa mengadu ke delik laporan, istilahnya kalau dia melapor apakah ada luka ringan, berat itu bisa masuk delik aturan," imbuh dia.

Karena itulah ia berharap agar tak ada lagi motor yang melintas di jalur sepeda. Tujuannya jelas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.

Terpisah, Kapendam Jaya Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan, saat dikonfirmasi apakah pria celana loreng itu benar anggota TNI, dia mengaku belum mendapat laporan dan akan menelusuri.

"Terima kasih infonya, kami dalami dulu," katanya lewat pesan singkat.

Video

Penulis: Rahmat Baihaqi

Sumber: Merdeka.com

Loading