Sukses

Negara-negara Asia Ini Bolehkan Motor Masuk Jalan Tol, Tapi Ada yang Unik di India

Otosia.com, Jakarta Pengendara Harley-Davidson meminta pemerintah memberi kelonggaran agar motor besar atau moge dapat melintasi jalan tol. Usulan ini sebenarnya sudah lama disampaikan pemilik moge, namun belum pernah direspon oleh pemerintah.

Aturan motor dilarang melewati jalan tol tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol pasal 38 ayat 1 disebutkan “Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat tau lebih”.

Namun demikian sudah ada jalan tol yang bisa dilintasi sepeda motor yakni tol Bali Mandara dan tol jembatan Suramadu yang sekarang sudah gratis. Keduanya  memiliki jalur terpisah dengan kendaraan lain untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Video Paling Dicari saat Ini

Negara ASEAN

Dibandingkan negara Asia Tenggara lain, sepeda motor masih tidak diperkenankan masuk tol di Indonesia. Sebaliknya, Singapura, Malaysia, dan Thailand motor diizinkan melintas di jalan tol. Hanya saja ada aturan yang harus ditaati oleh pengendaranya.

Di Singapura motor yang boleh masuk tol hanya berkubikasi mesin minimal 50 cc. Untuk sistem pembayarannya adalah non tunai dengan kartu. Hal ini sama saat berkendara di dalam kota yang berbayar sepertu ERP atau Electronic Road Price.

Lain halnya Malaysia, sepeda motor dapat melintasi tol secara gratis. Namun dengan syarat minimal berkepasitas mesin mulai 49cc dan berkendara di posisi kiri.

Negara ASEAN lainnya yang memperbolehkan motor berjalan di tol adalah Thailand. Di negeri Gajah Putih ini, motor yang melintas di tol harus membayar. Sistem pembayarannya adalag cashless dan harus melintas di jalur khusus sepeda motor.

Yang menarik adalah Vietnam. Meski sampai saat ini motor tidak diizinkan melalui jalan tol, pemerintah setempat berencana untuk membuat aturan baru bagi roda dua. Pemerintah Vietnam sedang mewacanakan sepeda motor 125cc ke atas bisa masuk tol. Rencana tersebut baru bisa terwujud di tahun 2030.

Yang Unik di India

Sementara di India motor yang tidak diperkenankan masuk jalan bebas hambatan adalah motor bermesin kecil. Syarat sepeda motor masuk tol di India adalah mulai dari 350cc. Berbeda dengan negara ASEAN, sepeda motor lewat tol tidak dipungut bayaran.

Ada beberapa alasan mengapa sepeda motor di India tidak dikenakan biaya. Diantaranya, pembangunan fasilitas jalan tol di negara bagian atau nasional berasal dari pajak-pajak lain masyarakat, sehingga dianggap tidak perlu dibebankan kembali ke pengendara motor.

Mengutip saluran Youtube @PowerTrain, selain pajak, ukuran sepeda motor menjadi pertimbangan. Dimensi maupun bobot motor lebih kecil dan ringan dibandingkan kendaraan lain yang dapat membawa beban berat. Beban yang berat dari kendaraan lain akan mempengaruhi kerusakan permukaan jalan. Pemerrintah India membebankan kerusakan jalan pada mobil pribadi atau kendaraan besar seperti truk dan bus.

 

Pajak Tol

Uniknya, Pemerintah India menganggap pemilik kendaraan roda dua lemah secara finansial dibandingkan dengan pemilik roda empat. Itu sebabnya pemerintah negara bagian atau pemerintah pusat tidak memungut pajak tol dari kendaraan roda dua. Namun demikian, dari semua jenis transportasi, kendaraan roda dua dianggap sebagai moda perjalanan yang buruk di India.

Selanjutnya, kendaraan roda empat umumnya menempuh perjalanan lebih dari 50 km. Sementara sepeda motor dinilai jarang digunakan untuk perjalanan jauh. Di India ada jalan bebas hambatan memiliki panjang 50 km hingga 200 km, dan motor yang melintas tidak berjalan sejauh kendaraan lain.

Kebanyakan motor hanya menempuh perjalanan 10-15 km, baik untuk bisnis, bekerja, mengantar anak sekolah dan sebagainya.

“Jadi dengan mengingat hal-hal ini dan karena kendaraan roda dua juga dianggap sebagai cara berpergian yang buruk, pemerintah membebaskan mereka dari membayar tol di India,” kata si pemilik akun Youtube tersebut.

Hongkong, China, dan Jepang

Di Hongkong motor diperbolehkan sepanjang bermesin 125cc ke atas. Hal yang sama juga berlaku di Jepang, motor yang boleh melintas hanya bermesin 125cc dan seterusnya. Sebelumnya pemerintah Jepang melarang, namun pada akhirnya kendaraan roda dua, termasuk berboncengam diperbolehkan melalui jalan bebas hambatan.

Biaya tol di Jepang bervariasi tergantung pada ukuran kendaraan. Kendaraan dibagi menjadi lima kelompok yang berbeda. Tarif termurah adalah untuk sepeda motor. Biaya masuk tol untuk sepeda motor maupun Kei Car lebih murah 20% daripada kendaraan biasa.

Sistem pembayarannya bisa menggunakan Electronic Toll Collection (ETC). ETC adalah sejenis kartu kredit khusus yang terhubung dengan kartu kredit regular. Jika pengendara sudah memiliki kartu kredit di Jepang, dapat mengajukan permohonan kepada penyedia kertu tersebut untuk menerbitkan kartu ETC.

Sementara di China, peraturan motor boleh atau tidak masuk tol belum dinyatakan secara tegas. Pemerintah Tiongkok hanya mensyaratkan untuk sepeda motor yang melintas di jalan tol harus mampu berlari hingga minimal 70 km/jam.

Loading