HOME » OTOSELEB » PERJALANAN 5 TAHUN TERAKHIR CHEVROLET DI INDONESIA

Perjalanan 5 Tahun Terakhir Chevrolet di Indonesia

Menilik pencapaian Chevrolet Indonesia selama 5 tahun ke belakang.

Rabu, 30 Oktober 2019 11:15 Editor : Cornelius Candra
Perjalanan 5 Tahun Terakhir Chevrolet di Indonesia
Chevrolet (Chevrolet Indonesia)

OTOSIA.COM - General Motors sebagai pemegang merek Chevrolet di Indonesia telah mengumumkan akan menghentikan penjualannya di pasar otomotif Tanah Air. Hal itu akan dilakukan mulai Maret 2020 mendatang.

Keputusan ini diambil lantaran penjualan Chevrolet Indonesia yang trennya justru negatif. Sebenarnya, seberapa buruk penjualan pabrikan asal Amerika Serikat itu di pasar otomotif Indonesia?

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan sejak 2015 lalu, penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) Chevrolet Indonesia per tahun tak sedikit pun mendekati jumlah distribusi Toyota Avanza setiap bulan.

1 dari 1 Halaman

Tak Hengkang Sepenuhnya

Perjalanan 5 Tahun Terakhir Chevrolet di IndonesiaTak Hengkang Sepenuhnya

Pada tahun 2015, penjualan wholesales semua produk Chevrolet di Indonesia mencapai 4.541 unit. Angka ini pun mengalami penurunan yang signifikan pada 2016 dengan catatan distribusi sebesar 2.540 unit.

Sebenarnya sempat terjadi peningkatan menjadi 3.617 unit pada tahun 2017 sebelum kembali ke angka 2.509 di 2018. Pada 2019, hingga September lalu, penjualan Chevrolet Indonesia belum mencapai 1.000 unit, tepatnya 970 unit.

Memutuskan untuk berhenti berjualan bukan berarti Chevrolet Indonesia benar-benar hengkang dan menutup seluruh layanannya di Indonesia. Nantinya, bengkel mereka masih akan tetap buka bagi para pengguna Chevrolet.

BERI KOMENTAR