HOME » TIPS » CARA MENGHITUNG KEDIPAN LAMPU INDIKATOR 'TANDA' KERUSAKAN MOTOR

Cara Menghitung Kedipan Lampu Indikator 'Tanda' Kerusakan Motor

Rabu, 27 Desember 2017 06:09

Cara Menghitung Kedipan Lampu Indikator 'Tanda' Kerusakan Motor
Foto by Istimewa
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Kerusakan motor tidak hanya bisa diperkirakan dari suara, performa atau pun gejala fisik yang muncul, tapi juga lampu indikator yang tersedia pada motor berfitur PGM-FI.

Ya, fitur PGM-FI yang dimiliki oleh Honda memiliki berbagai kelebihan terutama lampu indikator penunjuk kerusakan motor. Lampu tersebut dikenal dengan istilah MIL (Malfunction Indicator Lamp), berwarna orange dan terletak pada instrument meter.

Jika MIL menyala terus menerus (berkedip), itu tandanya motor sedang bermasalah dan Kamu bisa mengetahui jenis problemnya lewat hitungan kedipan lampu.

Lalu bagimana pola hitungannya?

Menurut situs Hondacengkareng.com, ada dua macam kedipan MIL:

1. Kedipan panjang (berlangsung selama 1,3 detik) Satu kedipan panjang adalah ekuivalen dengan sepuluh kedipan pendek.

Contoh:

Jika satu kedipan panjang diikuti dengan dua kedipan pendek dibaca 12 kali kedipan ( satu kedipan panjang = 10 kedipan, ditambah dua kedipan pendek).

2. Kedipan pendek (berlangsung selama 0.3 detik) Satu kedipan pendek adalah ekuivalen dengan satu kedipan.

Contoh:
Jika ada delapan kali kedipan maka tetap dihitung 8 kedipan. Berikut adalah video contoh kedipan panjang pada lampu MIL (8 kedipan pendek).

Setelah memahami teori di atas, maka cocokkan dengan diagnosa berikut:

Jumlah KedipanPenyebab KerusakanAkibat Yang Ditimbulkan
1 KedipanSensor MAP (Manifold Absolute Pressure)Akselerasi kurang baik
Terjadi kerusakan pada sensor MAP dan tingkat kevakuman pada intake manifold tidak stabilMesin bekerja dengan normal, tetapi kurang tenaga pada putaran atas
7 KedipanSensor ECT (Engine Coolant Temperature) atau sensor EOT (Engine Oil Temperature)Sulit dihidupkan pada suhu rendah
Sensor ECT atau rangkaiannya tidak berfungsiMesin cepat panas
Sambungan pada soket sensor ECT dan EOT terjadi Intermitten Failure (putus sambung)
8 KedipanSensor TP (Throttle Position)Boros bahan bakar
Sensor TP atau rangkaiannya tidak berfungsiAkselerasi tidak baik
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor unit sensorMesin sering mati
9 KedipanSensor IAT (Intake Air Temperature)Akselerasi kurang baik
Sensor IAT atau rangkaiannya tidak berfungsiMesin bekerja dengan normal, tetapi kurang tenaga pada putaran menengah
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor unit sensor
11 KedipanSensor VS (Vehicle Speed) atau kecepatan kendaraanIndikator Speedometer tidak berfungsi
Sensor VS atau rangkaiannya tidak berfungsiISS tidak berfungsi (khusus untuk motor yang menggunakan ISS)
Kontak yang longgar atau tidak baik dari konektor sensor VS
12 KedipanSistem InjectorMesin tidak dapat dihidupkan
Injector atau rangkaiannya tidak berfungsiInjector, pompa bahan bakar dan coil pangapian mati
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor Injector
21 KedipanSensor O2 (Oxigen Sensor)Mesin sulit dihidupkan
Sensor O2 atau rangkaiannya tidak berfungsiBunyi letupan pada bagian knalpot
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor O2
29 KedipanRangkaian IACV ( Intake Air Control Valve)Mesin sulit dihidupkan, putaran stasioner kasar
IACV atau rangkaiannya tidak berfungsiBoros bahan bakar
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor IACV
33 KedipanEEPROM ECM (Elektrically Erasable Progammable Read Only Memory Engine Control Module)Mesin tidak dapat dihidupkan
ECM atau rangkaiannya tidak berfungsiMesin sering mati
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor ECM
52 KedipanSensor CKP (Crankshaft Position)Mesin sering mati/sulit dihidupkan
Sensor CKP atau rangkaiannya tidak berfungsiPutaran stasioner kasar
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor CKPMotor bekerja dengan normal tetapi akselerasi kurang di semua kecepatan
54 KedipanSensor BAS (Bank Angle Sensor)Sensor bank angle tidak bekerja (Mesin tetap hidup pada saat sepeda motor jatuh)
Sensor bank angle atau rangkaiannya tidak berfungsi
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor BAS
(kpl/sdi)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-14
detail

BERITA POPULER