Sukses

Cara Menghitung Jumlah Kedipan Lampu Indikator "Tanda" Kerusakan Motor

Otosia.com Kerusakan motor tidak hanya bisa diperkirakan dari suara, performa atau pun gejala fisik yang muncul, tapi juga lampu indikator yang tersedia pada motor berfitur PGM-FI.

Ya, fitur PGM-FI yang dimiliki oleh Honda memiliki berbagai kelebihan terutama lampu indikator sebagai penunjuk kerusakan motor. Lampu tersebut dikenal dengan istilah MIL (Malfunction Indicator Lamp), berwarna orange dan terletak pada instrument meter.

Jika MIL menyala terus menerus (berkedip), tandanya motor sedang bermasalah dan Kamu bisa mengetahui jenis masalahnya lewat hitungan kedipan.

Sebelum GIIAS 2022
b[/b]

Next

Lalu bagimana pola hitungannya?

Menurut situs Hondacengkareng.com, ada dua macam kedipan MIL:

1. Kedipan panjang (berlangsung selama 1,3 detik). Satu kedipan panjang adalah ekuivalen dengan sepuluh kedipan pendek.

Contoh:

Jika satu kedipan panjang diikuti dengan dua kedipan pendek dibaca 12 kali kedipan ( satu kedipan panjang = 10 kedipan, ditambah dua kedipan pendek).

 

Next

2. Kedipan pendek (berlangsung selama 0.3 detik). Satu kedipan pendek adalah ekuivalen dengan satu kedipan.

Contoh:
Jika ada delapan kali kedipan maka tetap dihitung 8 kedipan. Berikut adalah video contoh kedipan panjang pada lampu MIL (8 kedipan pendek).

 

Next

Setelah memahami teori di atas, maka cocokkan dengan diagnosa berikut:

Jumlah Kedipan Penyebab Kerusakan Akibat Yang Ditimbulkan
1 Kedipan Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure) Akselerasi kurang baik
Terjadi kerusakan pada sensor MAP dan tingkat kevakuman pada intake manifold tidak stabil Mesin bekerja dengan normal, tetapi kurang tenaga pada putaran atas
7 Kedipan Sensor ECT (Engine Coolant Temperature) atau sensor EOT (Engine Oil Temperature) Sulit dihidupkan pada suhu rendah
Sensor ECT atau rangkaiannya tidak berfungsi Mesin cepat panas
Sambungan pada soket sensor ECT dan EOT terjadi Intermitten Failure (putus sambung)  
8 Kedipan Sensor TP (Throttle Position) Boros bahan bakar
Sensor TP atau rangkaiannya tidak berfungsi Akselerasi tidak baik
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor unit sensor Mesin sering mati
9 Kedipan Sensor IAT (Intake Air Temperature) Akselerasi kurang baik
Sensor IAT atau rangkaiannya tidak berfungsi Mesin bekerja dengan normal, tetapi kurang tenaga pada putaran menengah
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor unit sensor  
11 Kedipan Sensor VS (Vehicle Speed) atau kecepatan kendaraan Indikator Speedometer tidak berfungsi
Sensor VS atau rangkaiannya tidak berfungsi ISS tidak berfungsi (khusus untuk motor yang menggunakan ISS)
Kontak yang longgar atau tidak baik dari konektor sensor VS  
12 Kedipan Sistem Injector Mesin tidak dapat dihidupkan
Injector atau rangkaiannya tidak berfungsi Injector, pompa bahan bakar dan coil pangapian mati
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor Injector  
21 Kedipan Sensor O2 (Oxigen Sensor) Mesin sulit dihidupkan
Sensor O2 atau rangkaiannya tidak berfungsi Bunyi letupan pada bagian knalpot
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor O2  
29 Kedipan Rangkaian IACV ( Intake Air Control Valve) Mesin sulit dihidupkan, putaran stasioner kasar
IACV atau rangkaiannya tidak berfungsi Boros bahan bakar
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor IACV  
33 Kedipan EEPROM ECM (Elektrically Erasable Progammable Read Only Memory Engine Control Module) Mesin tidak dapat dihidupkan
ECM atau rangkaiannya tidak berfungsi Mesin sering mati
Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor ECM  
52 Kedipan Sensor CKP (Crankshaft Position) Mesin sering mati/sulit dihidupkan
Sensor CKP atau rangkaiannya tidak berfungsi Putaran stasioner kasar
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor CKP Motor bekerja dengan normal tetapi akselerasi kurang di semua kecepatan
54 Kedipan Sensor BAS (Bank Angle Sensor) Sensor bank angle tidak bekerja (Mesin tetap hidup pada saat sepeda motor jatuh)
Sensor bank angle atau rangkaiannya tidak berfungsi
Kontak yang longgar atau tidak baik pada sensor BAS
Loading