Sukses

Tips Mudah Jaga Harga Jual Mobil Tetap Bagus, Biar Tetap Untung

Otosia.com, Jakarta Kondisi mobil yang baik dan terawat tentu akan membuat harga jual kembali menjadi tinggi, atau stabil. Jika berniat menjual kendaraan, cek Kembali dan pastikan terbebas dari masalah.

Namun demikian, banyak yang beranggapan bahwa mengecek kondisi kendaraan mobil merupakan hal yang sulit dan hanya dapat dilakukan oleh para ahli. Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah.

Sony Susmana, perwakilan dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengungkapkan bahwa ada beberapa proses inspeksi yang dapat dilakukan sendiri untuk menjaga harga jual mobil tetap bagus. Hal ini ia sampaikan pada sebuah diskusi beberapa waktu lalu.

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Periksa Eksterior, Lampu dan Mesin

Perhatikan apakah bodi mobil Anda memiliki baret atau penyok. Periksa dan pastikan semua bagian eksterior mobil Anda seperti bumper, spoiler, dan lainnya sudah terpasang dengan baik dan tidak longgar. Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Cek kondisi lampu depan dan belakang seperti lampu low-beam, high-beam dan sein apakah dalam kondisi baik, tidak berkedip, redup, ataupun mati. 

Periksa kondisi mesin kendaraan, buka kap mesin dan periksa apakah mesin berfungsi dengan normal dan tidak ada suara atau getaran yang dapat mengindikasikan adanya komponen yang longgar pada bagian mesin.

Selaras dengan hal di atas, periksalah kondisi V-Belt mesin. Jika terdengar adanya suara bising pada mesin mobil saat menyala, maka mungkin penyebabnya ada di bagian V-Belt dari mesin. V-belt ini biasanya dapat ditemukan di bagian samping atau depan mesin dan kerap sekali tertutup oleh penutup plastik mesin. 

Periksalah kondisi V-Belt saat mesin menyala dan memerhatikan apakah ada pergerakan yang tidak normal saat v-belt berputar. 

Periksa Oli Mesin dan Air Radiator

Jangan lupa periksa volume oli mesin. Jika perlu mencari letak dipstick yang terletak di dekat mesin, lalu tarik keluar dipstick tersebut. Bersihkan dipstick dari sisa oli yang menempel, kemudian masukkan kembali untuk mengecek kondisi volume oli mesin kendaraan Anda. 

Jika terlihat sisa oli terletak di bagian tengah dipstick, artinya tingkat volume oli mesin berada di batas normal. Jika sisa oli ditemukan di bagian atas artinya volume oli mesin terlalu banyak, dan bila ada di bagian bawah dipstick, berarti volume oli mesin terlalu sedikit. 

Kemudian periksa air radiator pada tabung cadangan yang terletak di bagian kap depan. Pastikan air radiator berada di batas penuh dan tidak berkurang.  Jika saat berkendara dan merasakan bahwa AC mobil terasa kurang dingin, mungkin salah satu penyebabnya adalah kurangnya air radiator. 

Memeriksa approach angle, break over angle, dan departure angle juga bisa dilakukan sendiri dengan memerhatikan fisik mobil dari luar. Approach angle adalah sudut termiring sebuah jalanan yang dapat dilalui oleh kendaraan Anda. Break over angle adalah titik tertinggi sebuah jalan yang dapat dilalui oleh mobil tanpa menabrak bodi bagian depan kendaraan Anda. 

Terakhir adalah departure angle adalah sudut termiring sebuah jalan yang dapat dilalui oleh mobil tanpa menabrak bodi bagian belakang kendaraan.

Periksa Suspensi, Ban dan Aki

Anda dapat memeriksa apakah shockbreaker kendaraan dalam kondisi yang baik atau tidak dengan memeriksa apakah ada cairan oli yang keluar dari shockbreaker tersebut. Anda juga dapat memeriksa kondisi shockbreaker saat berkendara apabila dirasakan bahwa mobil terlalu bergoyang saat melewati polisi tidur atau jalan berlubang 

Periksalah tekanan ban mobil secara berkala. Selain itu juga periksalah kondisi ban mobil dengan mengecek tread wear indicator (TWI) pada ban. Anda dapat menemukan TWI dengan melihat bentuk segitiga pada ban mobil. Jika TWI sudah menonjol, maka ban sudah harus diganti. 

Salah satu cara mengetahui apabila kondisi aki mobil sudah bermasalah adalah jika Anda mengalami kesulitan saat starter mobil, mengalami masalah kelistrikan seperti lampu redup, suara klakson tidak nyaring. Hal tersebut merupakan indikator aki yang bermasalah. Selain itu, umur ideal aki mobil adalah 2 tahun, jika sudah melewati waktu tersebut sebaiknya aki diganti meskipun tidak bermasalah. 

Cek Kebersihan, Transmisi dan Pedal Rem

Pastikan kondisi interior mobil Anda baik. Periksa apakah ada bau yang tidak sedap di dalam mobil, tidak ada sisa-sisa makanan yang dapat mengundang kecoa. Pastikan juga karpet mobil sudah terpasang dengan baik dan benar agar tidak terjadi slip. 

Anda dapat melakukan pemeriksaan kondisi transmisi mobil dengan melakukan perpindahan gigi dan melihat apakah perpindahan gigi tersebut terasa halus. Untuk transmisi otomatis, dapat memeriksa dengan cara memasukkan tuas ke drive dan melihat apakah mobil berjalan sendiri. 

Periksa pedal rem kendaraan dengan cara menginjak pedal rem dan melihat apakah tekanan menginjak rem terlalu dalam atau terlalu pendek. Jika terlalu dalam atau pendek, hal tersebut dapat menyebabkan pengereman kendaraan yang terlalu cepat atau lambat. 

Kenali Fitur PRS & SRS, Cek Spion dan APAR

Mobil modern sudah dilengkapi dengan PRS dan SRS. PRS adalah primary restraining system sedangkan SRS adalah supplementary restraint system. PRS pada mobil adalah sabuk pengaman, SRS pada kendaraan adalah airbag. Pastikan kondisi sabuk pengaman dalam kondisi baik dan terkunci dengan benar saat terpasang.

Bahan bakar harus sesuai dengan nomor oktan. Karena banyak pengemudi tidak sadar menggunakan bahan bakar dengan nomor oktan dibawah ketentuan, mengakibatkan jangka panjang performa mesin dapat menurun.

Periksa juga apakah motor penggerak elektrik kaca spion bekerja dengan baik dengan menggerakkan kaca spion ke segala arah dan melihat apakah pergerakkan kaca spion bekerja dengan normal. Periksa juga apakah fungsi melipat kaca spion kendaraan Anda bekerja dengan baik atau tidak.  

Terakhir, periksalah alat pemadam kebakaran mobil. Alat pemadam kebakaran biasanya ditemukan di bagian bawah jok penumpang depan. Pastikan kondisi alat pemadam kebakaran dalam kondisi baik, dan juga periksa ketersediaan P3K mobil Anda yang biasanya terletak di bagian bagasi kendaraan. 

Inspeksi Penting

Melakukan inspeksi kendaraan merupakan hal yang sangat penting guna untuk mengetahui kondisi kendaraan yang sebenarnya. Dengan mengetahui kondisi kendaraan yang sebenarnya maka kita pun dapat mengetahui valuasi yang akurat untuk kendaraan tersebut. 

Inspeksi dapat dilakukan oleh semua pengemudi mobil, termasuk pengemudi perempuan. Tips tambahan yang perlu diketahui, seperti mengenali kendaraannya, merawat secara berkala, melihat kejanggalannya, serta melaporkan untuk perbaikan.

“Dengan tips sederhana ini, dapat membantu penjual mobil untuk bisa mendapatkan harga terbaik ketika menjual mobil mereka,” tutup Sony.

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Loading