Sukses

Musim Hujan, Jangan Biarkan Motor Rewel dengan Cara Sederhana Berikut

Otosia.com, Jakarta Hujan merupakan faktor alam yang tidak bisa dihindari. Terlebih saat ini Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Berbicara mengenai musim hujan, memiliki kendaraan terutama sepeda motor, wajib untuk melakukan perawatan agar performanya dalam kondisi baik dan nyaman dikendarai.

Yang perlu diperhatikan, ada beberapa komponen sepeda motor yang bergerak atau berputar, seperti rantai roda khusus untuk tipe cub dan sport, CVT untuk tipe natic, bearing roda, bearing CVT, dan ban.

Video Terpopuler saat Ini

 

 

 

Kerusakan dan Tekanan Angin Ban

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ade Rohman mengatakan, komponen-komponen tersebut berpotensi akan terkontaminasi dengan air hujan yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan yang lebih cepat.

“Selain harus memperhatikan kondisi dari masing masing komponen sepeda motor, yang tidak kalah pentingnya adalah keselamatan kita sebagai pengendara harus menjadi perhatian khusus saat berkendara mulai dari kondisi fisik, perlengkapan berkendara, hingga gaya berkendara,” ujar Ade.

Ade menyarankan untuk memeriksa tekanan angin ban depan dan belakang secara berkala minimal 1 atau 2 minggu sekali dikarenakan potensi berkurangnya tekanan angin akan terjadi akibat suhu yang dingin.

Periksa Alur Ban dan Sistem Penerangan

Periksa alur atau kembang ban dari keausan. Caranya lihat tanda keausan ban di bagian tengah alur dengan memeriksa tonjolan di beberapa bagian bertanda segitiga yang tertera di samping ban.

Periksa semua fungsi sistem penerangan baik depan maupun belakang harus berfungsi dengan baik.

Periksa kondisi fisik dari lampu lampu tersebut dari retakan dan juga buram karena akan mempengaruhi cahaya dari lampu tersebut.

Pelumasan

Berikan pelumas secara berkala pada rantai roda untuk type motor Cub & Sport untuk mencegah supaya tidak menimbulkan karat.

Hindari genangan air yang dalam pada saat hujan turun untuk mengantisipasi supaya motor tidak mogok akibat mesin dan sistem penggerak seperti rantai dan CVT terendam air.

Disarankan setelah menggunakan motor pada saat musim hujan agar motor tersebut dicuci,selain kelihatan motor menjadi bersih juga menjaga agar setiap komponen di motor tersebut tidak cepat rusak diakibatkan oleh air hujan.

 

Ban Basah

Saat ini produsen ban banyak menyediakan pilihan ban dan kebutuhan permukaan yang akan dilalui, mulai dari khusus kering hingga khusus basah atau bisa keduanya agar memiliki kemampuan ganda.

Khusus ban basah, memiliki ciri banyak alur di seluruh permukaan ban. Alur ban ini bertujuan untuk mempermudah jalur air keluar dengan cepat dari lintasan ban yang akan dilaluinya. Makin banyak alur dan makin cepat air terbuang kesamping maka si ban memiliki banyak kesempatan memperoleh traksi ke permukaan aspal. 

Ban yang mengkombinasikan dua kondisi jalanan, baik kering atau basah memiliki ciri memiliki pola kembangan berbentuk seperti huruf V atau Y. Ban dengan desain ini telah diuji mampu melewati jalanan kering dan basah. Motif ban seperti ini juga mampu mengurangi resiko hydroplaning/aquaplaning. 

 
Loading