HOME » TIPS » TIPS KOMPLET MUDIK MOTOR, PERHATIKAN PART SAFETY

Tips Komplet Mudik Motor, Perhatikan Part Safety

Kamis, 15 Juni 2017 20:00

Tips Komplet Mudik Motor, Perhatikan Part Safety
Foto: DAM
Editor : Fitradian Dhimas | Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Sebelum melakukan perjalan mudik segala persiapan harus dilakukan, apalagi dengan sepeda motor. Bukan cuma fisik pengendara dan perlengkapan keselamatan yang harus diperhatikan, namun juga wajib mengecek kembali safety part sepeda motor saat mudik.

Berikut adalah beberapa tips pemeriksaan safety part motor aat dipakai mudik, sebagaimana diberikan oleh PT Daya Adicipta Motora (DAM), main dealer dan suku cadang sepeda motor Honda di Jawa Barat:

1. Sebelum melakukan mudik, lakukan servis ringan dan ganti oli mesin sepeda motor jika itu diperlukan. Tujuannya agar kinerja mesin motor bisa semakin optimal ketika digunakan saat mudik.
2. Pastikan komponen safety part masih bagus dan layak pakai. Jika sudah aus lakukan penggantian.


Pemeriksaan Safety Part, diantaranya:
a. Ban
Periksalah secara visual bahwa tidak ada keretakan atau kerusakan pada bagian ban, tidak ada bahan asing yang terjepit di dalam alur atau menancap pada ban dan alur aus secara merata. Jika ditemukan adanya kerusakan, maka ban harus diganti.

Ciri-ciri ban rusak:
- Ban luar terlihat pecah pecah
- Ban luar terlihat benjol
- Ban luar terlihat aus

Periksa tekanan ban depan & belakang, sesuaikan tekanan udara dengan nilai yang ditentukan melalui bantuan air gauge (alat pengukur tekanan udara ban).
- Ukuran ban depan : 29 Psi
- Ukuran ban belakang : 33 Psi

b. Baterai
Cek tegangan baterai bila kurang dari 12,4 Volt lakukan charge. Ketika menghidupkan sepeda motor pertama kali di pagi hari, lakukan menggunakan kick starter. Hal ini berfungsi agar baterai berumur panjang dan oli mesin dapat bersirkulasi di dalam mesin.

c. Drive Belt/CVT
Untuk tipe matik periksa setiap km 8.000 dan penggantian di km 24.000. Lakukan pemeriksaan dan penggantian secara rutin, bersihkan juga dari debu dan kotoran serta kondisi Weight roller dan kampas kopling otomatisnya.

Pemeriksaan dilakukan di bagian atas, samping, dan bagian bawah terhadap goresan, retak-retak, dan kerusakan lain

Apa ciri ciri Drive belt rusak, diantaranya:
1. Secara visual drive belt bagian atas retak-retak
2. Secara visual bagian samping retak-retak
3. Secara visual bagian bawah terdapat goresan
4. Secara ukuran, lebar dive belt sudah tidak sesuai standar

d. Brake System/Rem
Periksa fungsi kerja sistem rem depan dan belakang, tekan tuas rem. Jika dalam keadaan Normal, maka tidak ada udara palsu, dan ketika ditekan terasa ada tekanan yang kuat. Cek batas aus kampas rem tromol, ada tanda segitiga, untuk rem cakram ada garis keausan pada pad set (kampas rem).

Periksa ketinggian oli rem harus berada diatas lower dan segaris dengan batas upper pada master caliper rem.


e. Drive Chain Kit
Untuk tipe sport dan bebek, periksa dan setel rantai roda sebelum dipakai untuk mudik, serta lumasi menggunakan oli mesin SAE#80-90 agar nyaman saat berkendara.

Periksa main bebas rantai roda sesuai standar pabrik yg tertera pada tutup rante sepeda motor, pastikan kondisi rantai roda tidak melintir dan pas pada gigi sproketnya.

Periksa keausan gigi sprocket depan belakang.

Jangan lupa perhatikan hal di bawah ini!
- Hindari melakukan akselerasi dan mengganti gigi persneling secara kasar, karena memperpendek usia logam rantai.
- Hindari pemotongan rantai dengan alasan menghemat biaya, karena rantai yang sudah mulur atau kendor berisiko putus sewaktu-waktu sehingga membahayakan keselamatan pengendara.
- Gunakan rantai roda set Honda untuk menghemat waktu dan biaya perawatan.

f. Front Bulb/Lampu utama
Saat mudik, kondisi penerangan jalan tentu tidak semuanya sama. Periksa arah sinar dan ketinggian lampu depan.

Secara visual periksa lensa lampu depan untuk memeriksa adanya keburaman, kerusakan, retak, dan pecah. Pada saat yang sama, periksa bagian dalam setiap lampu untuk memeriksa adanya noda atau kotoran.

Lensa Berembun
Saat Anda berkendara di tengah hujan, lensa bisa menjadi buram. Jika mendung terus-menerus, periksa lensa atau gasket, dan menggantinya dengan yang baru.

Memeriksa apakah lampu depan menyala atau mati
Pasang standar tengah. Nyalakan mesin dan biarkan hidup.
Nyalakan dan pindahkan poisisi saklar lampu dim ke Hi & Lo, periksa apakah lampu jarak jauh dan dekatnya menyala atau mati.

g. Bearing & Air Cleaner
Periksa kondisi bearing roda depan dan belakang untuk mendapatkan putaran roda yang stabil.

Periksa air cleaner/filter udara dan ganti ketika sudah mencapai 16.000 km. Jika di daerah yang berdebu atau lembab/hujan sebaiknya diganti lebih cepat.

h. Stang kemudi/steering stem
Jangan lupa periksa kelancaran stang kemudi, yakni dengan cara sepeda motor di standar tengah. Tahan ban belakang agar ban depan dapat terangkat dari tanah, kemudian belokkan kekiri dan ke kanan, pastikan tidak ada hambatan.

Jika semuanya sudah dicek dan diperiksa, semoga perjalanan mudik Anda aman, nyaman dan selamat.

(kpl/nzr/fdk)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-14
detail

BERITA POPULER